Liburan Jepang Gagal, Korban Rugi Setengah Miliar

oleh -43 Dilihat
oleh
Liburan Jepang Gagal, Korban Rugi Setengah Miliar
Polrestabes Surabaya (Foto/ist)
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Dugaan penipuan perjalanan wisata kembali mencuat di Surabaya. Seorang warga berinisial PS mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah setelah gagal berangkat ke Jepang akibat tiket pesawat yang diduga tidak valid.

Kuasa hukum korban, Elok Kaja, mengungkapkan kliennya membeli lima tiket pesawat tujuan Haneda, Jepang, melalui seorang agen travel berinisial L. Transaksi dilakukan dengan nilai Rp177.450.000 menggunakan maskapai Cathay Pacific. Namun, kode booking yang diberikan disebut tidak terdaftar saat hari keberangkatan.

“Pada saat dicek, kode booking tidak bisa digunakan dan tidak muncul di sistem maskapai,” ujar Elok, Rabu (6/5/2026).

Tak hanya kehilangan biaya tiket, korban juga menanggung kerugian lanjutan yang ditaksir mencapai Rp500 juta. Kerugian tersebut mencakup biaya hotel, tiket destinasi wisata seperti Disneyland, hingga jasa pemandu tur yang telah dibayar di muka.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya dengan nomor LP/B/478/V/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 18 Mei 2025. Berdasarkan perkembangan penyidikan, terlapor L disebut telah ditetapkan sebagai tersangka.

Meski berstatus tersangka dan berkas perkara telah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Negeri Surabaya, hingga kini yang bersangkutan belum dilakukan penahanan oleh penyidik Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait konsistensi penegakan hukum, mengingat status hukum perkara sudah memasuki tahap penuntutan. Aparat penegak hukum diminta memberikan penjelasan terbuka guna menghindari spekulasi publik.

Saat dikonfirmasi, Kanit Jatanras Iptu Evan Caesar Ibrahim menyatakan akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Sementara itu, terlapor L belum memberikan klarifikasi. Upaya konfirmasi melalui pesan singkat tidak mendapat respons hingga berita ini diturunkan.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penipuan jasa perjalanan dan menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih agen travel, terutama yang tidak memiliki rekam jejak jelas. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.