Ledakan Mercon Jombang Lukai Lima Remaja

oleh -38 Dilihat
oleh
Ledakan Mercon Jombang Lukai Lima Remaja
Petugas dari Polres Jombang sedang melakukan olah TKP di lokasi ledakan mercon, Sabtu (14/3/2026)
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Ledakan keras yang diduga berasal dari bubuk mercon mengguncang Dusun Kuwayuhan, Desa Pucangro, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jumat malam (13/3/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan lima remaja mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Insiden terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di teras rumah milik warga berinisial LA. Berdasarkan keterangan awal kepolisian, ledakan dipicu saat para korban diduga sedang merakit petasan secara mandiri di lokasi tersebut.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, mengatakan aparat langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga.

“Seluruh korban saat ini sudah mendapatkan penanganan medis di RSUD Jombang karena mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh,” ujar AKP Dimas, Sabtu (14/3/2026).

Data kepolisian mencatat lima korban yang terluka yakni BR (15), MZT (15), ARA (18), dan WFR (17) yang merupakan warga Desa Pucangro, serta KB (17) warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro.

Ledakan tersebut tidak hanya melukai para korban, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah milik LA. Atap asbes rumah dilaporkan hancur, sementara sejumlah kaca jendela pecah akibat tekanan ledakan yang cukup kuat.

Warga sekitar yang mendengar suara ledakan sempat berupaya melakukan penanganan awal dengan menyiramkan air di lokasi kejadian untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya api atau ledakan susulan.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian melakukan penyisiran area dan memasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian. Sejumlah barang bukti turut diamankan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Barang bukti yang kami temukan di lokasi antara lain palu besi, gunting, batang besi, selongsong petasan, korek api, tikar, serta potongan kain yang sudah terbakar,” ungkap AKP Dimas.

Hingga kini, polisi masih mendalami kronologi lengkap peristiwa tersebut serta asal-usul bahan yang digunakan dalam perakitan petasan yang memicu ledakan tersebut. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.