Ledakan Diduga LPG Hanguskan Rumah dan Toko di Jombang

oleh -43 Dilihat
oleh
Ledakan-Diduga-LPG-Hanguskan-Rumah-dan-Toko-di-Jombaang
Ledakan-Diduga-LPG-Hanguskan-Rumah-dan-Toko-di-Jombaang
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Kebakaran hebat meludeskan sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai toko sembako di Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (15/7/2026) malam. Peristiwa yang diawali suara ledakan keras tersebut menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya, mengakibatkan satu orang mengalami luka bakar, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga lebih dahulu mendengar suara ledakan sebelum kobaran api membesar dan menguasai bangunan berukuran sekitar 15 x 12 meter yang terdiri atas tiga kamar, satu dapur, dan satu unit toko sembako. Dugaan awal mengarah pada ledakan tabung LPG, namun hingga kini penyebab kebakaran belum dipastikan melalui hasil penyelidikan resmi.

Kepala Desa Johowinong, Rojiun Heru Widodo, mengungkapkan api diduga pertama kali muncul dari area dapur sebelum merambat cepat ke seluruh bagian rumah dan toko.

“Sempat terdengar ledakan yang diduga berasal dari tabung LPG. Di dalam toko terdapat banyak tabung LPG sehingga api dengan cepat membesar. Kebakaran berlangsung sekitar satu setengah jam. Saat kejadian pemilik rumah sedang berada di Jombang,” ujarnya, Kamis (16/7/2026).

Saat kebakaran terjadi, anak pemilik rumah berada di dalam lokasi. Korban mengalami luka bakar pada bagian tangan dan kaki ketika berusaha menyelamatkan diri. Hingga kini korban masih menjalani perawatan di Puskesmas sehingga belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut.

Selain menghanguskan seluruh isi rumah dan toko, kebakaran juga memusnahkan satu unit sepeda motor Suzuki Thunder yang berada di dalam bangunan. Besarnya kobaran api membuat warga yang berupaya melakukan pemadaman secara mandiri tidak mampu mengendalikan situasi.

Koordinator Pos Damkar Mojoagung, Riza Maulana, menjelaskan laporan awal diterima setelah warga melihat kepulan asap dari rumah milik Sugeng Widodo sekitar pukul 18.35 WIB. Warga sempat melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya, namun api terus membesar.

Call Center Damkar Jombang kemudian menerima laporan pada pukul 18.45 WIB. Petugas segera mengerahkan satu unit fire pumper truck dan dua truk tangki air dari Pos Damkar Mojoagung untuk melakukan pemadaman.

Setelah melakukan pemadaman dan proses pembasahan selama lebih dari dua jam, petugas berhasil mengendalikan api pada pukul 21.00 WIB.

“Penanganan selesai pukul 21.00 WIB, selanjutnya seluruh personel kembali ke markas. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp200 juta. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” kata Riza.

Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas mengatakan kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. Dugaan sementara mengarah pada gas LPG yang berada di dalam rumah, namun penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan untuk memastikan sumber api.

“Banyaknya material yang mudah terbakar di dalam rumah membuat api cepat membesar. Selain kerugian materiil, anak pemilik rumah mengalami luka bakar akibat kejadian ini,” ujar Kompol Yogas.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar memastikan instalasi dan penggunaan tabung LPG sesuai standar keselamatan guna meminimalkan risiko kebakaran. Hasil penyelidikan resmi mengenai penyebab kebakaran akan disampaikan setelah proses investigasi selesai dilakukan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.