Ledakan Baterai Picu Kebakaran Hotel Jemaah Haji

oleh -31 Dilihat
oleh
Ledakan Baterai Picu Kebakaran Hotel Jemaah Haji
Jemaah haji dievakuasi keluar hotel saat insiden kebakaran.
banner 468x60

MAKKAH, Garudasatunews.id – Insiden kebakaran terjadi di Kompleks Al Hidayah Tower, kawasan Aziziah, Makkah, yang menjadi lokasi pemondokan jemaah haji Indonesia. Peristiwa tersebut diduga dipicu ledakan baterai skuter milik karyawan hotel yang sedang diisi daya di dalam ruang utilitas, Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 18.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Meski sempat menimbulkan kepanikan dan kepulan asap tebal yang menyebar ke sejumlah menara pemondokan, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Makkah memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dari kalangan jemaah haji Indonesia yang menghuni kompleks tersebut.

Kepala PPIH Daker Makkah, Ihsan Faisal, menyatakan seluruh jemaah yang berada di kawasan pemondokan Sektor 10 dalam kondisi aman setelah proses evakuasi dan penanganan darurat dilakukan.

“Yang perlu kami pastikan, seluruh jamaah kita tidak ada satu pun yang luka ataupun yang lainnya. Jadi insya Allah semua jamaah kita yang ada di sektor 10 alhamdulilah aman,” ujar Ihsan Faisal dalam keterangan resmi kepada Media Center Haji (MCH), Sabtu (6/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari petugas lapangan, sumber kebakaran ditemukan berasal dari sebuah ruangan yang digunakan sebagai fasilitas karyawan hotel. Penelusuran awal menunjukkan adanya aktivitas pengisian daya baterai skuter sebelum terjadi ledakan yang kemudian memicu api dan membakar sejumlah barang di dalam ruangan tersebut.

Menurut Ihsan, hasil penelusuran internal mengarah pada dugaan bahwa panas berlebih pada baterai skuter menjadi pemicu utama insiden. Kondisi cuaca ekstrem di Makkah yang sedang mengalami suhu tinggi turut menjadi faktor yang sedang dicermati dalam evaluasi kejadian tersebut.

“Di situ ada ruangan, ruangan karyawan, semacam kamar karyawan. Dan setelah ditelusuri, berdasarkan informasi dari teman-teman sektor 10, si karyawan tersebut, karyawan hotel, nge-charge baterai skuter. Mungkin karena kejadiannya itulah, over heat atau apalah gitu ya, kemudian si baterai tersebut meledak sehingga sampai keluar api dan membakar di barang-barang yang ada di kamar tersebut,” jelasnya.

Pasca munculnya asap tebal, manajemen hotel segera mengaktifkan sistem alarm kebakaran dan melaporkan kejadian tersebut kepada otoritas setempat. Tiga unit armada pemadam kebakaran Kota Makkah diterjunkan ke lokasi untuk mencegah api meluas ke area hunian jemaah.

Dalam prosedur penanganan darurat, seluruh operasional lift dihentikan guna menghindari risiko jemaah terjebak di dalam gedung. Petugas haji bersama pihak hotel kemudian mengevakuasi penghuni Tower 6, Tower 7, dan Tower 8 melalui jalur tangga darurat menuju titik aman.

Asap yang menyebar ke sejumlah koridor hunian menjadi alasan utama dilaksanakannya evakuasi. Proses tersebut berlangsung hingga petugas pemadam memastikan situasi terkendali dan tidak terdapat lagi potensi penyebaran api maupun paparan gas berbahaya.

“Memang asapnya menyebar sampai ke tower 6, 7, dan 8, makanya jamaah dievakuasi,” kata Ihsan.

Sekitar pukul 20.00 WAS, area kompleks dinyatakan aman. Jemaah yang sebelumnya dievakuasi kemudian diperbolehkan kembali ke kamar masing-masing dengan pendampingan petugas.

PPIH Daker Makkah menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi terhadap aspek keselamatan penggunaan perangkat elektronik di lingkungan pemondokan. Jemaah diimbau meningkatkan kewaspadaan dengan mencabut perangkat listrik yang tidak digunakan guna meminimalkan risiko korsleting maupun panas berlebih.

“Kalau sudah tidak digunakan itu lebih baik dicabut ya, jadi water heater atau alat pemanas air, pemanas nasi, atau pun charger HP dan sebagainya, kalau sudah tidak digunakan lebih baik dicabut saja,” pungkas Ihsan Faisal.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.