Lapas Kediri Deklarasi Perang Narkoba dan Pungli

oleh -79 Dilihat
oleh
Lapas Kediri Deklarasi Perang Narkoba dan Pungli
Lapas Kediri Gandeng BNN Pertegas Perang Melawan Narkoba dan Pungli
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri mempertegas komitmen pemberantasan narkotika dan praktik pungutan liar melalui deklarasi integritas bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri, dalam langkah yang diklaim sebagai penguatan pengawasan internal lembaga.

Kegiatan yang digelar di Aula Welas Asih itu menjadi pernyataan terbuka bahwa Lapas Kediri menutup ruang bagi peredaran narkoba, pungli, hingga penggunaan alat komunikasi ilegal di dalam lingkungan pemasyarakatan.

Deklarasi tersebut sekaligus menegaskan sinergi lintas instansi dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), di tengah sorotan publik terhadap masih maraknya praktik ilegal di sejumlah lembaga pemasyarakatan di Indonesia.

Seluruh jajaran pegawai dilibatkan dalam prosesi ikrar yang dipimpin Kepala Lapas Kediri, Gatot Tri Rahardjo, disertai penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk tanggung jawab profesional dalam pelaksanaan tugas.

“Kami instruksikan seluruh petugas, khususnya regu pengamanan, untuk meningkatkan kontrol dan memperketat pengawasan di setiap blok hunian,” tegas Gatot dalam arahannya.

Ia juga menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran, baik oleh petugas maupun warga binaan. Setiap potensi gangguan keamanan, termasuk indikasi peredaran narkoba dan praktik pungli, diminta segera ditindak secara tegas dan terukur.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Kediri, Yudha Wirawan, menyatakan pihaknya siap memperkuat kolaborasi, khususnya dalam upaya deteksi dini dan pemutusan jaringan peredaran narkotika di dalam lapas.

BNN juga menekankan pentingnya kesinambungan program rehabilitasi bagi warga binaan kasus narkotika sebagai bagian dari strategi pemulihan, bukan sekadar penindakan hukum.

Meski deklarasi ini diklaim sebagai langkah progresif, penguatan komitmen dinilai harus diikuti pengawasan ketat dan transparansi berkelanjutan. Pasalnya, praktik peredaran narkoba dan pungli di dalam lapas selama ini kerap terjadi akibat lemahnya kontrol internal.

Manajemen Lapas Kediri memastikan setiap pelanggaran akan diproses tanpa pengecualian sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sebagai upaya menjaga integritas institusi dan kepercayaan publik.

Dengan dukungan BNN, langkah ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni, melainkan berlanjut pada tindakan nyata untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan akuntabel.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.