Lanjutan Jalan Kawah Kelud Dikebut, Akses Wisata Diperkuat

oleh -66 Dilihat
oleh
Lanjutan Jalan Kawah Kelud Dikebut, Akses Wisata Diperkuat
Pemkab Kediri melanjutkan pembangunan akses jalan menuju kawah Gunung Kelud pada 2026.
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri kembali melanjutkan pembangunan akses jalan menuju Kawah Gunung Kelud pada tahun 2026. Proyek infrastruktur tersebut menjadi kelanjutan pekerjaan yang telah dimulai sejak 2025 dan kini difokuskan pada penambahan ruas jalan utama sepanjang 243 meter dengan lebar 6 meter.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, mengatakan pekerjaan konstruksi telah dimulai sebagai bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas menuju salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kediri. Pembangunan menggunakan struktur cor beton atau rigid pavement yang dinilai lebih tahan terhadap kerusakan dibandingkan konstruksi jalan konvensional.

“Pekerjaan telah kita mulai, penambahan jalan utama selebar 6 meter dengan panjang 243 meter,” ujar Irwan, Kamis (10/9).

Menurutnya, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi geografis kawasan Gunung Kelud. Pada tahap saat ini, pekerjaan akan berakhir hingga area depan parkir ojek motor yang berada di jalur menuju kawah.

Langkah tersebut tidak hanya diarahkan untuk mendukung sektor pariwisata, tetapi juga memperkuat akses bagi petugas pemantau aktivitas vulkanik. Infrastruktur yang lebih baik dinilai penting untuk menunjang mobilitas petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) saat melakukan pemantauan rutin terhadap Gunung Kelud.

Dari sudut pandang pengembangan daerah, keberlanjutan proyek ini menunjukkan komitmen Pemkab Kediri dalam meningkatkan konektivitas menuju kawasan wisata strategis. Akses jalan yang memadai diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat yang bergantung pada aktivitas wisata di sekitar Gunung Kelud.

Di sisi lain, pembangunan jalan juga berlangsung di tengah beredarnya berbagai informasi mengenai aktivitas Gunung Kelud. Menyikapi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri melakukan koordinasi dan kunjungan ke Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Kelud guna memastikan kondisi terkini gunung tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Ariyanto, menegaskan berdasarkan hasil pemantauan pada 9 September 2026, status Gunung Kelud masih berada pada Level I atau normal.

“Berdasarkan hasil pemantauan hari Rabu, 9 September 2026 status Gunung Kelud masih berada di tingkat aktivitas Level 1 (normal),” jelas Ariyanto.

Meski demikian, masyarakat dan wisatawan tetap diimbau mematuhi ketentuan keselamatan yang berlaku. Pengunjung diminta tidak mendekati kawah Gunung Kelud dalam radius satu kilometer guna mengantisipasi potensi risiko yang dapat muncul sewaktu-waktu di kawasan gunung api aktif tersebut.

Keberlanjutan pembangunan akses jalan menuju Kawah Gunung Kelud menjadi salah satu langkah strategis yang diharapkan mampu memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendukung aspek keselamatan dan mitigasi bencana. Dengan status Gunung Kelud yang masih normal, proyek tersebut terus berjalan sebagai bagian dari upaya peningkatan infrastruktur daerah.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.