KSMI Pamekasan Gelar Kejurkab, Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov Jatim 2027

oleh -25 Dilihat
oleh
banner 468x60

PAMEKASAN, Garudasatunews.id — Komite Sepak Bola Mini Seluruh Indonesia (KSMI) Pamekasan resmi menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) sebagai bagian dari proses penjaringan atlet potensial untuk diproyeksikan memperkuat kontingen Pamekasan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Kejurkab tersebut resmi dibuka di Lapangan Puri Dewata Soccer, Pamekasan, Jumat (21/8/2026) sore. Pembukaan berlangsung meriah dan ditandai dengan tendangan bola oleh Ketua KSMI Pamekasan, Mahfud.

Ketua KSMI Pamekasan, Mahfud, mengatakan Kejurkab menjadi salah satu langkah strategis dalam proses seleksi atlet. Melalui kompetisi tersebut, tim seleksi dapat memantau secara langsung kemampuan serta potensi para pemain.

“Seleksi kami lakukan melalui Kejurkab. Dari sini kami bisa melihat potensi pemain yang layak masuk dalam tim Porprov Jatim ke-X,” kata Mahfud.

Menurutnya, kompetisi secara langsung memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai kualitas setiap pemain. Aspek yang menjadi perhatian meliputi kemampuan teknik, kondisi fisik, hingga kerja sama antarpemain.

“Dengan sistem seleksi melalui kompetisi, tim seleksi lebih mudah memantau kemampuan setiap atlet. Pemain yang memiliki potensi akan kami catat dan dipantau lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan, Kuswanto, mengapresiasi langkah KSMI Pamekasan yang menjadikan Kejurkab sebagai sarana penjaringan atlet.

Menurut Kuswanto, turnamen tersebut dapat menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit atlet sepak bola mini yang berpotensi dipersiapkan menghadapi Porprov Jawa Timur 2027.

“Langkah seleksi atlet melalui Kejurkab ini sangat baik. Melalui turnamen seperti ini, kita bisa melihat dan menjaring atlet-atlet yang berpotensi untuk ditampilkan pada Porprov nanti,” ucapnya.

Kuswanto juga mengingatkan jajaran pengurus KSMI Pamekasan agar terus membangun koordinasi dengan pihak terkait di tingkat Provinsi Jawa Timur. Koordinasi tersebut dinilai penting, terutama untuk memastikan regulasi serta ketentuan usia atlet yang akan berlaga pada Porprov mendatang.

“Pengurus KSMI Pamekasan harus sering berkoordinasi dengan pihak provinsi terkait regulasi dan batasan usia atlet yang akan ditampilkan dalam kejuaraan Porprov,” tuturnya.

Ia juga berharap para pelatih dari masing-masing sekolah dapat memberikan pembinaan secara maksimal kepada para pemain yang mengikuti Kejurkab.

“Saya yakin para pelatih dapat membimbing anak didiknya masing-masing sehingga nantinya dapat melahirkan atlet-atlet yang bagus dan mampu membawa nama baik Pamekasan,” pungkasnya.
(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.