Korsleting Diduga Picu Rumah Warga Puri Ludes Terbakar

oleh -21 Dilihat
oleh
Korsleting Diduga Picu Rumah Warga Puri Ludes Terbakar
Kapolsek Puri, AKP Agus Setiawan saat olah TKP di lokasi kebakaran. [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Sebuah rumah milik warga di Dusun Sumberejo, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, ludes dilalap api pada Selasa (28/7/2026) pagi. Hasil penyelidikan awal kepolisian mengarah pada dugaan korsleting listrik yang berasal dari kipas angin atau lemari es sebagai pemicu kebakaran. Peristiwa itu menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp30 juta.

Kapolsek Puri AKP Agus Setiawan mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WIB oleh Mina dan Trianah, adik serta ibu pemilik rumah, Khoirul Anam. Kedua saksi melihat kobaran api muncul dari salah satu ruangan di dalam rumah, tepatnya di area tempat kipas angin dan lemari es berada.

“Mereka melihat api muncul dari area tempat kipas angin dan lemari es, kemudian berteriak meminta pertolongan warga. Warga sekitar segera berdatangan untuk membantu memadamkan api,” ujar AKP Agus Setiawan, Selasa (28/7/2026).

Meski warga berupaya memadamkan api, kobaran dengan cepat membesar hingga melalap sebagian besar bangunan rumah. Sejumlah bagian yang mengalami kerusakan meliputi ruang tamu, dua kamar tidur, ruang keluarga, dapur, serta bagian atap rumah. Selain itu, berbagai perabot rumah tangga seperti kulkas, televisi, dan lemari pakaian juga hangus terbakar.

Tidak hanya menghanguskan bangunan dan perabotan, kebakaran juga memusnahkan sejumlah dokumen penting milik korban. Dokumen yang ikut terbakar antara lain dua Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) sepeda motor, sertifikat rumah, serta ijazah sekolah anak korban.

Saat insiden berlangsung, pemilik rumah diketahui sedang meninggalkan rumah untuk membeli rokok di sebuah toko sehingga tidak berada di lokasi ketika api mulai berkobar.

“Dua BPKB sepeda motor, sertifikat rumah, serta ijazah sekolah anak korban ikut terbakar. Pemilik rumah saat itu sedang keluar membeli rokok,” jelasnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga sumber api berasal dari hubungan arus pendek listrik. Namun demikian, aparat masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kebakaran sesuai prosedur penyelidikan.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik dan memastikan peralatan elektronik dalam kondisi aman guna meminimalkan risiko kebakaran, terutama pada peralatan yang digunakan dalam jangka waktu lama.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan instalasi listrik secara berkala sebagai langkah pencegahan terhadap potensi korsleting yang dapat memicu kebakaran di lingkungan permukiman. Sementara itu, proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

“Untuk sementara penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan, sedangkan kerugian akibat kebakaran yang diderita korban sekitar Rp30 juta,” tegas AKP Agus Setiawan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.