Komunitas Muda Galang Dukungan bagi Disabilitas

oleh -33 Dilihat
oleh
Komunitas Muda Galang Dukungan bagi Disabilitas
Perwakilan Leo Club Karisma, Jonathan Chandra menyerahkan hasil donasi kepada Ketua Umum PP SOina Warsito Ellwein yang didampingi Ketua Panitia Charity Night, Gatot Prihandono.
banner 468x60

JAKARTA, Garudasatunews.id – Kepedulian terhadap anak penyandang disabilitas dan kelompok rentan kembali menjadi sorotan. Di tengah masih terbatasnya ruang inklusif bagi anak berkebutuhan khusus, Leo Club Karisma, komunitas pemuda binaan Lions Club Indonesia, menggelar aksi sosial dengan melibatkan puluhan anak disabilitas dan anak-anak dari Rumah Singgah Lions dalam kegiatan rekreasi edukatif di KidZania, kawasan SCBD Jakarta, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan bertajuk From Youth, By Youth, For Youth: A Day of Imagination tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi upaya nyata membangun kesadaran publik terhadap tantangan sosial yang masih dihadapi penyandang disabilitas dalam kehidupan sehari-hari.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, antara lain PCC Lions Club Indonesia Eveline N. Chandra, District Governor A1 Lions Club Indonesia Hastuti B. Kresna, Ketua Umum Special Olympics Indonesia Warsito Ellwein, serta Senior Manager Inclusive Youth Empowerment and Urban Programming Save the Children Evie Woro Yulianti.

Ketua Panitia Jonathan Albert Candra mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut lahir dari kepedulian terhadap kondisi anak-anak berkebutuhan khusus yang masih kerap menghadapi hambatan sosial dan stigma di lingkungan sekitar.

Menurut Jonathan, pengalaman pribadi sebagai anggota keluarga yang memiliki adik berkebutuhan khusus membuatnya memahami secara langsung berbagai tantangan yang harus dihadapi penyandang disabilitas, termasuk minimnya pemahaman masyarakat terhadap kebutuhan mereka.

“Anak-anak berkebutuhan khusus maupun anak dengan kondisi kesehatan tertentu sering merasa terasing dan sulit berpartisipasi dalam aktivitas yang bagi anak lain dianggap biasa. Masih terdapat perlakuan diskriminatif dan pandangan berbeda yang berdampak pada kepercayaan diri mereka,” ujarnya.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menghadirkan ruang yang lebih ramah dan inklusif sekaligus mengembalikan semangat serta keceriaan anak-anak yang selama ini berjuang menghadapi berbagai keterbatasan.

Dalam kegiatan itu, Leo Club Karisma juga melakukan penggalangan dana untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Special Olympics Nasional (Pesonas) II Tahun 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, serta persiapan atlet Indonesia menuju Special Olympics World Games (SOWG) 2027 di Santiago, Chile.

Dukungan finansial yang terkumpul berasal dari berbagai pihak. Leo Club Karisma menyalurkan donasi sebesar Rp25 juta, sementara PT Forisa Nusa Persada memberikan bantuan senilai Rp30 juta. Donasi juga disalurkan kepada Save the Children yang bergerak di bidang perlindungan dan pemenuhan hak anak.

PCC Lions Club Indonesia Eveline N. Chandra mengapresiasi inisiatif generasi muda yang dinilai mampu menghadirkan kepedulian nyata terhadap kelompok yang membutuhkan perhatian lebih dari masyarakat.

Menurutnya, penyandang disabilitas harus memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan mereka. Tanpa dukungan lingkungan, potensi yang dimiliki anak-anak berkebutuhan khusus berisiko tidak terfasilitasi secara optimal.

Senada dengan itu, District Governor A1 Lions Club Indonesia Hastuti B. Kresna menegaskan bahwa kepedulian terhadap penyandang disabilitas merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat dibebankan hanya kepada keluarga atau komunitas tertentu.

Ia menilai kolaborasi berbagai elemen, mulai dari organisasi sosial, komunitas, dunia usaha hingga lembaga kemanusiaan, menjadi faktor penting dalam menciptakan masa depan yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas.

Sementara itu, Sekretaris Pengurus Pusat Special Olympics Indonesia (SOIna), Ine Kharisma, mengungkapkan bahwa Pesonas II akan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Ajang olahraga nasional tersebut diproyeksikan diikuti sekitar 1.368 peserta dari 23 provinsi dengan mempertandingkan tujuh cabang olahraga, yakni atletik, bocce, sepak bola, renang, bulu tangkis, tenis meja, serta senam ritmik.

Selain kompetisi olahraga, Pesonas juga akan menghadirkan program pemeriksaan kesehatan bagi atlet, pengembangan kepemimpinan atlet melalui Athletes Leadership, serta pembinaan usia dini melalui program Young Athletes.

Ine menegaskan bahwa hasil seleksi dan pembinaan selama Pesonas akan menjadi dasar penentuan atlet-atlet yang mewakili Indonesia pada Special Olympics World Games 2027 di Santiago, Chile.

Dalam ajang dunia tersebut, sekitar 6.000 atlet dari 170 negara dijadwalkan berpartisipasi pada 21 cabang olahraga. Indonesia sendiri memperoleh kuota resmi sebanyak 69 delegasi yang terdiri dari atlet, pelatih, ofisial tim, serta tenaga medis.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.