Komisi D DPRD Jatim Sidak Dam Tempuran Ponorogo

oleh -40 Dilihat
oleh
Komisi D DPRD Jatim Sidak Dam Tempuran Ponorogo
Komisi D DPRD Jatim Sidak Dam Tempuran Ponorogo
banner 468x60

PONOROGO, Garudasatunews.id – Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, Miseri Efendy, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proyek pembangunan penahan dinding Dam Tempuran di Dukuh Duwet, Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Senin (20/7/2026). Sidak dilakukan untuk memastikan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Peninjauan lapangan dimulai sekitar pukul 10.30 WIB. Dalam agenda tersebut, Komisi D DPRD Jatim memeriksa perkembangan fisik pekerjaan sekaligus memastikan pelaksanaan proyek sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengawasan tersebut merupakan bagian dari fungsi DPRD dalam mengawal penggunaan anggaran publik agar berlangsung secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Menurut Miseri Efendy, proyek pembangunan penahan dinding Dam Tempuran memiliki nilai strategis karena berfungsi melindungi kawasan pertanian serta permukiman warga dari potensi luapan air, terutama saat musim hujan.

“Proyek Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Penahan Dinding Dam Tempuran yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Timur menjadi perhatian kami di Komisi D. Kami memastikan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi, tepat waktu, serta memberikan perlindungan bagi warga dan petani di Desa Padas maupun Dukuh Duwet, Desa Bancar, dari potensi bencana,” ujar Miseri.

Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, pekerjaan pasangan batu pada konstruksi penahan dinding disebut telah berjalan sesuai tahapan pelaksanaan yang direncanakan. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperkuat struktur tanggul Dam Tempuran sehingga risiko kerusakan akibat tekanan maupun luapan air dapat diminimalkan.

Selain memperkuat konstruksi dam, keberadaan penahan dinding juga diharapkan dapat mengurangi potensi kerusakan lahan pertanian yang selama ini menjadi sumber penghidupan masyarakat sekitar apabila terjadi peningkatan debit air.

Komisi D DPRD Jawa Timur menegaskan pengawasan terhadap proyek tidak berhenti pada tahap pelaksanaan saat ini. Monitoring akan terus dilakukan hingga pekerjaan selesai untuk memastikan hasil pembangunan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak.

“Pengawasan kami lakukan secara ketat agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tegas Miseri.

Sidak tersebut turut dihadiri Kepala Desa Bancar Agus Sudarmono beserta perangkat desa, Kasi Trantib Kecamatan Bungkal Rasid Purwanadi, serta Bhabinkamtibmas Desa Bancar Polsek Bungkal Aipda Dhony Setiawan Noorharmoko. Kehadiran unsur pemerintah desa dan aparat keamanan bertujuan mendukung pengawasan lapangan sekaligus memastikan pelaksanaan proyek berlangsung kondusif.

Sebagai lembaga legislatif, DPRD memiliki fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah, termasuk proyek infrastruktur yang menggunakan dana publik. Pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong akuntabilitas penggunaan anggaran serta memastikan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sesuai prinsip keterbukaan informasi publik dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.