Kodim dan Pemkab Trenggalek Tanam 1.500 Mangrove di Watulimo

oleh -48 Dilihat
oleh
banner 468x60

Trenggalek, garudasatunews.id|| Kodim 0806/Trenggalek bersama Pemerintah Kabupaten Trenggalek menggelar aksi penanaman pohon mangrove secara serentak di kawasan pesisir Dusun Cengkrong, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Senin (25/5/2026). Kegiatan yang diinisiasi TNI Angkatan Darat tersebut menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan wilayah pesisir dari ancaman abrasi dan banjir rob.

 

Kegiatan penanaman mangrove dipimpin langsung Kasdim 0806/Trenggalek Mayor Cpm Nur Yulianto dengan melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, perangkat desa, komunitas peduli lingkungan, hingga masyarakat setempat. Semangat gotong royong tampak mewarnai jalannya kegiatan saat ratusan bibit mangrove ditanam bersama di kawasan pesisir Cengkrong yang dikenal sebagai salah satu wilayah konservasi mangrove di Kabupaten Trenggalek.

 

Mayor Nur Yulianto mengatakan aksi peduli lingkungan tersebut mendapat dukungan penuh dan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Menurut dia, penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan melindungi masyarakat dari dampak kerusakan lingkungan.

 

Ia menegaskan kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mendukung mitigasi bencana di kawasan pesisir. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam membangun wilayah pantai yang tangguh menghadapi ancaman abrasi maupun rob yang dapat mengganggu aktivitas warga dan perekonomian masyarakat pesisir.

 

“Mangrove memiliki fungsi penting sebagai benteng alami pantai yang mampu menahan abrasi sekaligus menjaga habitat ekosistem laut. Karena itu, keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Mayor Nur Yulianto di sela kegiatan.

 

Aksi penanaman tersebut merupakan bagian dari gerakan penanaman mangrove serentak yang dilaksanakan TNI AD di sepanjang jalur pesisir Jawa Tengah dan Jawa Timur. Khusus di wilayah Kabupaten Trenggalek, sekitar 1.500 bibit mangrove ditanam guna mengembalikan kelestarian lingkungan serta memperkuat pertahanan alami pantai dari pengikisan air laut.

 

Melalui kegiatan tersebut, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir diharapkan semakin meningkat. Selain memberikan manfaat ekologis, keberadaan hutan mangrove juga dinilai mampu mendukung sektor pariwisata dan meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir apabila dikelola secara berkelanjutan melalui sinergi seluruh pihak.(DIVA)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.