Khofifah Tinjau Banjir, Ribuan Terdampak

oleh -78 Dilihat
oleh
Khofifah Tinjau Banjir, Ribuan Terdampak
Gubernur jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau wilayah terdampak banjir di Kabupaten Probolinggo (
banner 468x60

PROBOLINGGO, Garudasatunews.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung meninjau lokasi banjir di Kabupaten Probolinggo, Senin (23/2/2026). Bersama Bupati Probolinggo M. Haris, ia memetakan tingkat kerusakan dan menetapkan skala prioritas penanganan.

Banjir dipicu hujan berintensitas tinggi yang menyebabkan sungai meluap dan merendam permukiman di enam kecamatan, yakni Kraksaan, Krejengan, Gading, Besuk, Kotaanyar, dan Pakuniran. Data sementara 21–22 Februari 2026 mencatat 1.222 kepala keluarga terdampak, dengan jumlah terbesar di Kecamatan Kraksaan sebanyak 810 KK.

Pemprov Jatim menerjunkan BPBD, Dinas PU Bina Marga, dan Dinas PU SDA bersinergi dengan TNI-Polri serta Pemkab Probolinggo untuk asesmen kerusakan rumah, fasilitas umum, tempat ibadah, hingga sarana pendidikan.

Prioritas jangka pendek difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, pembersihan lumpur, serta perbaikan akses jalan dan jembatan. Khofifah menegaskan percepatan pembersihan hunian penting mengingat masyarakat segera memasuki Ramadan hingga Lebaran.

Untuk jangka menengah dan panjang, Pemprov menyiapkan normalisasi sungai, penguatan tebing, serta penataan titik percabangan sungai rawan luapan. Alat berat disiagakan guna mempercepat pengerukan jika hasil asesmen menunjukkan kebutuhan mendesak.

Selain itu, konstruksi jembatan milik Pemprov akan diperkuat sesuai kontur tanah dan debit air. Pemprov juga membuka opsi reaktivasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menyusul tingginya intensitas hujan.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menyalurkan ratusan paket sembako, makanan siap saji, perlengkapan anak dan kebersihan, terpal, hingga ribuan lembar glansing. Bantuan juga mencakup pompa air, jas hujan, sepatu bot, dan bronjong untuk penguatan tebing.

Bupati Probolinggo M. Haris menegaskan Pemkab menerapkan strategi “Gercep Sae” dengan membuka posko bencana di seluruh kecamatan dan memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan penanganan berjalan cepat dan terukur.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.