Khofifah Salurkan Miliaran Rupiah untuk Lansia Jatim

oleh -79 Dilihat
oleh
Khofifah Salurkan Miliaran Rupiah untuk Lansia Jatim
Khofifah Salurkan Miliaran Rupiah untuk Lansia Jatim
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memanfaatkan momentum Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 untuk memperkuat program perlindungan sosial dan pemberdayaan lansia melalui berbagai bantuan serta layanan publik yang digelar di kawasan Pasar Bentoel dan Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Netra (UPT RSBN) Malang, Jumat (29/5/2026).

Dalam kegiatan bertajuk Sapa Lansia Jawa Timur Sejahtera (Jawara) tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan lansia tetap memperoleh perlindungan, pelayanan kesehatan, serta kesempatan untuk hidup mandiri dan produktif di usia senja.

Ratusan lansia mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, layanan fisioterapi, pemeriksaan mata, hingga program pemberdayaan ekonomi. Sementara puluhan ribu lansia lainnya menerima manfaat perlindungan jaminan sosial yang menjadi bagian dari kebijakan kesejahteraan sosial Pemprov Jatim.

“Peringatan HLUN ini menjadi momentum untuk memastikan para lansia di Jatim tetap sehat, aktif, mandiri, dan bahagia menjalani masa tua,” kata Khofifah.

Dalam agenda tersebut, Khofifah juga meninjau langsung aktivitas pedagang lansia di Pasar Bentoel Malang. Sejumlah pedagang yang masih aktif berjualan menerima bantuan zakat produktif sebagai upaya memperkuat keberlangsungan usaha kecil yang mereka jalankan.

Sebanyak 100 pedagang lansia dan pelaku UMKM lansia menerima bantuan zakat produktif senilai Rp500 ribu per orang. Selain itu, 250 lansia mendapatkan bantuan paket sembako, sementara daging kurban turut dibagikan kepada peserta yang hadir.

Di sektor kesehatan, sebanyak 100 lansia memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan hasil kolaborasi Dinas Sosial Jawa Timur, Ikatan Alumni Universitas Airlangga, dan RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Pemeriksaan mata gratis beserta pembagian 100 kacamata baca juga diberikan guna membantu aktivitas harian para lansia yang mengalami gangguan penglihatan.

Tak hanya itu, Pemprov Jatim turut menyalurkan alat bantu mobilitas bagi lansia yang mengalami keterbatasan gerak. Layanan fisioterapi gratis yang disediakan UPT RSBN Malang juga mendapat respons tinggi dari peserta.

Sejumlah program pemberdayaan ekonomi turut ditampilkan melalui Angkringan Lansia yang melibatkan 40 pedagang lanjut usia. Berbagai produk UMKM hasil karya lansia binaan Dinas Sosial Jawa Timur dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan, produk olahan pangan hingga hasil pertanian inovatif.

Di tengah kemeriahan kegiatan, perhatian publik juga tertuju pada keberlanjutan program perlindungan sosial bagi lansia. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat sebanyak 54 ribu lansia menerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) Plus sepanjang 2026.

Program tersebut diperuntukkan bagi lansia berusia di atas 70 tahun yang berasal dari keluarga penerima PKH reguler. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp108 miliar dengan nilai bantuan Rp2 juta per penerima yang dicairkan dalam empat tahap.

Selain PKH Plus, bantuan permakanan bagi penghuni Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKSLU) juga terus berjalan. Pada 2026, bantuan senilai Rp457,5 juta disalurkan kepada lima LKSLU di berbagai wilayah Jawa Timur dengan total penerima sebanyak 100 lansia.

Pemprov Jatim juga tetap menjalankan layanan rehabilitasi sosial dasar bagi lansia telantar melalui tujuh Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) yang tersebar di Jombang, Blitar, Pasuruan, Magetan, Bondowoso, Jember, dan Banyuwangi.

Dalam rangkaian kegiatan HLUN 2026 tersebut, Khofifah juga menyalurkan bantuan sosial senilai Rp3,645 miliar untuk masyarakat Kota Malang. Bantuan tersebut menyasar kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, masyarakat miskin, dan warga yang membutuhkan perlindungan sosial.

Pemprov Jawa Timur menegaskan bahwa perhatian terhadap lansia tidak berhenti pada peringatan HLUN semata, melainkan menjadi bagian dari program berkelanjutan yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup kelompok lanjut usia secara menyeluruh.

Melalui tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh, Jawa Timur Sejahtera”, pemerintah berharap lansia tetap mampu berperan aktif, sehat, mandiri, dan produktif sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah maupun nasional.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.