Khofifah Minta DMI Gelar Salat Istisqa Serentak

oleh -40 Dilihat
oleh
Khofifah Minta DMI Gelar Salat Istisqa Serentak
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
banner 468x60

PONOROGO, Garudasatunews.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur mengimbau masjid-masjid menggelar Salat Istisqa secara serentak setelah Salat Jumat pada pekan berikutnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari ikhtiar menghadapi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Jawa Timur.

Permintaan itu disampaikan Khofifah saat meninjau penyaluran bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Desa Karangpatihan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Di wilayah tersebut, warga dilaporkan telah menghadapi kesulitan air bersih selama sekitar lima bulan.

“Jumat depan di masjid-masjid setelah Salat Jumat dilaksanakan Salat Istisqa, salat mohon kepada Allah agar diturunkan hujan yang membawa rahmat dan manfaat,” kata Khofifah.

Kondisi kekeringan di Jawa Timur tidak hanya ditangani melalui pendekatan spiritual. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menjalankan sejumlah langkah teknis, mulai dari distribusi air bersih, pengeboran sumber air, hingga Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Pemprov Jatim menyebut OMC telah dilakukan sejak 3 September 2026. Ketika BMKG mendeteksi awan yang memenuhi kondisi untuk penyemaian dan bergerak menuju daratan Jawa Timur, dilakukan penyemaian untuk mendorong terjadinya hujan ringan hingga sedang.

Khofifah sebelumnya menyebut dampak kekeringan telah meluas ke 24 kabupaten/kota di Jawa Timur. Pemerintah juga melakukan pengeboran di sejumlah titik untuk mencari sumber air baru, meski hasilnya berbeda-beda karena kondisi geologi tiap wilayah tidak sama.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa persoalan kekeringan tidak cukup hanya direspons dengan bantuan air bersih ketika krisis terjadi. Ketersediaan sumber air permanen, pemetaan titik air, infrastruktur distribusi, serta kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau menjadi bagian penting dalam penanganan jangka panjang.

Di Ponorogo, bantuan air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat yang mengalami kekeringan selama berbulan-bulan. Salah seorang warga Karangpatihan, Wagiyem (62), mengatakan bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Terima kasih Bu Gubernur, bantuan airnya sangat bermanfaat. Kami di sini sudah lima bulan kekeringan,” ujar Wagiyem.

Selain bantuan air, warga juga menerima jeriken dan sembako. Pemerintah berharap intervensi tersebut dapat mengurangi beban masyarakat sembari menunggu kondisi cuaca membaik dan ketersediaan air kembali mencukupi.

Ajakan Salat Istisqa oleh Khofifah dengan demikian berjalan bersamaan dengan upaya teknis pemerintah. Pelaksanaannya diarahkan sebagai ikhtiar spiritual masyarakat, sementara penanganan kekeringan tetap membutuhkan dukungan teknologi, distribusi air, pencarian sumber air, serta pengelolaan lingkungan dan sumber daya air secara berkelanjutan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.