MAGETAN, Garudasatunews.id – Sahrul Ramadhan (20), warga Jemursari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, akhirnya menceritakan detik-detik sepeda motor miliknya tercebur ke Telaga Sarangan usai talud di kawasan wisata tersebut longsor.
Sahrul datang ke Sarangan bersama tiga rekannya untuk berwisata. Setibanya di lokasi, mereka memilih area tepi telaga yang dinilai memiliki pemandangan menarik untuk beristirahat dan berfoto.
Saat kejadian, Sahrul mengaku tengah duduk santai di sekitar bibir telaga. Tanpa peringatan, talud di bawah mereka tiba-tiba ambrol.
“Awalnya duduk-duduk sambil foto-foto. Tiba-tiba longsor. Longsor pertama saya yang jatuh,” kata Sahrul.
Ia menjelaskan, longsoran awal membuat dirinya terperosok lebih dulu. Salah satu rekannya sempat berusaha menahan sepeda motor Honda CB miliknya agar tidak ikut jatuh ke danau.
Namun upaya tersebut gagal saat terjadi longsor susulan. Tanah kembali amblas dan menyeret sepeda motor yang diparkir di dekat lokasi hingga tercebur ke telaga.
“Motornya hampir jatuh, sempat dipegangin. Tapi longsor kedua bikin motor ikut jatuh,” ujarnya.
Sahrul sempat terseret material longsoran dan masuk ke air Telaga Sarangan. Beruntung, ia berhasil menyelamatkan diri dengan berpegangan pada pondasi talud yang runtuh. Tak lama berselang, ia dievakuasi menggunakan speedboat yang kebetulan melintas di sekitar lokasi.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Sepeda motor milik Sahrul yang tenggelam di Telaga Sarangan telah berhasil dievakuasi oleh petugas.(Red-Garudasatunews)
















