Kejati Jatim Bekali 1.066 Dai LDII Tangkal Radikalisme

oleh -168 Dilihat
Kejati Jatim Bekali 1.066 Dai LDII Tangkal Radikalisme
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menggelar kegiatan pembekalan wawasan kebangsaan bagi 1.066 santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk
banner 468x60

NGANJUK, Garudasatunews.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur membekali 1.066 santri calon dai LDII dengan wawasan kebangsaan dan moderasi beragama di Pondok Pesantren Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk, Kamis (29/1/2026). Langkah ini ditegaskan sebagai upaya preventif untuk menutup ruang tumbuhnya radikalisme dan intoleransi, terutama di lini dakwah akar rumput.

Analis Data dan Informasi Bidang Intelijen Kejati Jatim, Abdullah, menegaskan santri memegang peran strategis sebagai perekat persatuan bangsa. Ia mengingatkan bahwa dakwah harus berorientasi pada kemaslahatan umat dan keutuhan negara. Prinsip khoirun nas anfauhum linnas ditegaskan sebagai pedoman utama saat santri terjun ke masyarakat.

“Indonesia adalah negara bersama. Bukan milik satu golongan atau agama. Sikap merasa paling benar sendiri adalah pintu masuk radikalisme,” tegas Abdullah.

Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch. Amrodji Konawi, menyatakan wawasan kebangsaan menjadi prioritas utama dalam “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa”. Fokus ini menegaskan komitmen LDII menjaga kemajemukan dan memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan.

Ia menambahkan, penguatan moderasi dilakukan melalui kolaborasi lintas institusi, melibatkan Kejati, MUI, Kementerian Agama, TNI, dan Polri, agar para dai memiliki pemahaman utuh—agama, hukum, dan kebangsaan.

Pengasuh Ponpes Al Ubaidah, Habib Ubaidillah Al Hasany, menjelaskan pesantrennya menjadi pusat penggemblengan dai nasional sebelum diterjunkan ke berbagai daerah. Menurutnya, tantangan dakwah kian kompleks, termasuk munculnya narasi yang ingin mengubah dasar berbangsa.

“Santri harus siap berdakwah dengan ilmu, kearifan, dan komitmen kebangsaan,” ujarnya.

Melalui pembekalan ini, para calon dai diharapkan tampil sebagai penyampai syiar Islam yang menyejukkan, menghormati kearifan lokal, serta menjadi garda terdepan dalam merawat kebhinekaan dan keutuhan NKRI.(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.