Kediri Siaga Mudik, Wali Kota Tekankan Koordinasi

oleh -42 Dilihat
oleh
Kediri Siaga Mudik, Wali Kota Tekankan Koordinasi
Wali Kota Vinanda Prameswati menekankan kesiapan lintas sektor dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Kota Kediri.
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatuunews.id – Pemerintah Kota Kediri memperketat kesiapan lintas sektor menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada arus mudik dan balik Lebaran 2026. Instruksi tersebut disampaikan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dalam rapat koordinasi Operasi Ketupat Semeru 2026 di Ruang Rupatama Polres Kediri Kota, Rabu (11/3/2026).

Dalam forum koordinasi tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali menegaskan peningkatan mobilitas warga sudah mulai terlihat memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan. Kondisi itu dinilai menjadi sinyal awal potensi kepadatan lalu lintas dan meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Idulfitri.

“Memasuki 10 hari terakhir Ramadan, gelombang mobilitas di Kota Kediri mulai meningkat. Ini menjadi sinyal penting bagi kita semua untuk bersiap menghadapi situasi saat Idulfitri,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Kediri Kota dan Kodim 0809 Kediri yang selama ini membantu menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pengkondisian situasi setiap musim mudik Lebaran.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, sekitar 143,9 juta orang diproyeksikan melakukan perjalanan selama musim mudik Lebaran tahun ini. Jawa Timur menjadi tujuan perjalanan terbesar kedua setelah Jawa Barat.

Kondisi tersebut membuat Kota Kediri diperkirakan menjadi salah satu wilayah tujuan maupun titik singgah pemudik yang melintas di jalur selatan Jawa.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus tersebut, Pemkot Kediri menyiagakan berbagai perangkat daerah, di antaranya Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, serta BPBD. Seluruh instansi tersebut akan bekerja bersama TNI dan Polri dalam pengamanan dan pelayanan masyarakat.

“Hal ini untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, keamanan, layanan kesehatan, hingga ketersediaan logistik seperti pangan dan BBM. Kami juga menyiapkan program balik gratis dari Kediri menuju Surabaya dan Jakarta,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Kediri mengoptimalkan sistem Area Traffic Control System (ATCS) guna mengatur arus lalu lintas di sejumlah simpang utama kota.

Pemerintah kota juga membuka layanan darurat Lapor Mbak Wali 112 sebagai kanal pengaduan bagi masyarakat maupun pemudik yang membutuhkan bantuan selama berada di Kota Kediri.

Di tingkat kelurahan, mobil pelayanan masyarakat juga disiagakan untuk merespons cepat berbagai kondisi darurat yang mungkin terjadi selama periode mudik.

Vinanda menekankan pentingnya kewaspadaan seluruh aparat selama puncak arus mudik dan balik. Ia meminta seluruh pihak meningkatkan koordinasi terhadap potensi kerawanan seperti kemacetan, kecelakaan lalu lintas, maupun tindak kriminal di titik keramaian.

“Kami berharap pada waktu krusial puncak arus mudik dan balik, semua pihak semakin waspada, fokus, dan meningkatkan koordinasi menghadapi berbagai potensi kerawanan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa Operasi Ketupat Semeru merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama perayaan Idulfitri.

“Rakor ini merupakan bentuk kesiapan dan sinergitas dalam rangka pengamanan Hari Raya Idulfitri. Operasi Ketupat Semeru adalah operasi kemanusiaan untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan pertolongan kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, Kota Kediri menjadi salah satu wilayah jalur mobilitas masyarakat sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam pengaturan lalu lintas dan pelayanan publik.

Beberapa fokus pengamanan yang disiapkan antara lain rekayasa lalu lintas, penyiapan jalur alternatif, serta pengamanan titik rawan kemacetan dan kecelakaan.

Pengamanan juga difokuskan pada tempat ibadah saat pelaksanaan Salat Id, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, hingga kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan pengunjung.

Selain itu, stabilitas pasokan bahan pokok dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam juga menjadi perhatian dalam pengamanan Lebaran tahun ini.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan partisipasi seluruh stakeholder sangat dibutuhkan. Sinergi yang selama ini terjalin menjadi kekuatan utama menjaga stabilitas kamtibmas,” pungkasnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah instansi turut memaparkan kesiapan masing-masing, di antaranya Kabag Ops Polres Kediri Kota, Dinas Perhubungan Kota Kediri, Dinas Kesehatan, BPBD, BMKG, Stasiun Kota Kediri, serta Dinas PU Bina Marga Jawa Timur. (Red-Garudasatuunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.