Kediri Jadi Magnet 1.232 Atlet Taekwondo

oleh -65 Dilihat
oleh
Kediri Jadi Magnet 1.232 Atlet Taekwondo
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Kota Kediri untuk menjadi tuan rumah kejuaraan taekwondo berskala internasional.
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Sebanyak 1.232 atlet dari 85 tim yang berasal dari delapan provinsi ambil bagian dalam Kejuaraan Taekwondo Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series Road to 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 yang berlangsung di GOR Jayabaya, Kota Kediri, pada 5–7 Juni 2026. Tingginya jumlah peserta menempatkan ajang ini sebagai salah satu kompetisi taekwondo terbesar yang digelar di daerah sepanjang tahun 2026.

Kejuaraan tersebut dibuka oleh Wakil Ketua Umum II Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Mayjen TNI Amrin Ibrahim dan dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, jajaran pengurus olahraga, pelatih, serta atlet dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyatakan bahwa penunjukan Kota Kediri sebagai tuan rumah kembali menunjukkan kepercayaan berbagai pihak terhadap kesiapan daerah dalam menggelar event olahraga berskala besar.

Menurut Vinanda, penyelenggaraan kejuaraan internasional ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat sektor sport tourism melalui program Kediri City Tourism. Kehadiran ribuan atlet dan ofisial dinilai berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan jasa pendukung lainnya.

Pemerintah Kota Kediri juga berharap penyelenggaraan event olahraga tingkat nasional maupun internasional dapat memperkuat posisi daerah sebagai salah satu destinasi penyelenggaraan kompetisi olahraga di Indonesia.

Selain aspek ekonomi, kejuaraan ini juga menjadi sarana pembinaan atlet usia dini hingga atlet prestasi. Peserta yang bertanding berasal dari kelompok usia 6 hingga 27 tahun dengan berbagai tingkat kemampuan, mulai dari pemula hingga atlet berpengalaman.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum II PBTI Mayjen TNI Amrin Ibrahim mengungkapkan bahwa Kediri menjadi lokasi seri ketiga dalam rangkaian Kejuaraan Ksatria Nusantara PBTI Series 2026. Sebelumnya, kompetisi serupa telah digelar di Medan dan Denpasar, serta akan berlanjut di Bandung dan Lampung.

Menurut PBTI, seluruh rangkaian seri tersebut menjadi bagian dari proses penjaringan dan pembinaan atlet menuju 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 1–5 Agustus 2026.

PBTI menyebut kejuaraan tingkat Asia tersebut direncanakan diikuti oleh 21 negara. Dari rangkaian kompetisi yang berlangsung di berbagai daerah, organisasi itu berharap muncul atlet-atlet potensial yang mampu memperkuat Indonesia pada ajang internasional mendatang.

Pada kejuaraan di Kota Kediri, atlet bertanding dalam tiga kategori utama yakni Poomsae, Kyorugi, dan Freestyle. Besarnya jumlah peserta dinilai menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga taekwondo sekaligus mencerminkan berkembangnya sistem pembinaan cabang olahraga bela diri tersebut di berbagai daerah.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.