Kebakaran PT Esa Kalen Jaya Terkendala Bahan Baku Mudah Terbakar

oleh -28 Dilihat
oleh
Kebakaran PT Esa Kalen Jaya Terkendala Bahan Baku Mudah Terbakar
Kebakaran di PT Esa Kalen Jaya di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Kebakaran yang melanda pabrik sepatu PT Esa Kalen Jaya di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, hingga Jumat (18/9/2026) masih menyisakan bara. Petugas pemadam kebakaran menghadapi kendala serius karena material bahan baku sepatu yang terbakar mudah menyala dan sebagian berada di area yang sulit dijangkau.

Kebakaran pertama kali terjadi pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Api dilaporkan muncul dari area gudang bahan baku dan kemudian membesar hingga menjalar ke bangunan produksi. Saat kejadian, aktivitas kerja sedang berlangsung dan ratusan karyawan berada di lingkungan pabrik. Para pekerja kemudian dievakuasi keluar untuk menyelamatkan diri. Laporan awal menyebut tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Besarnya kobaran api tidak hanya dipengaruhi luas bangunan, tetapi juga jenis material yang tersimpan di dalam gudang. Bahan baku seperti spons, kulit, karet, serta material lain yang digunakan dalam produksi alas kaki membuat api cepat membesar dan menyulitkan proses pemadaman.

Kondisi tersebut membuat proses pemadaman tidak cukup hanya dengan menghentikan kobaran api di permukaan. Pada hari kedua, petugas masih melakukan pemadaman dan pembasahan karena terdapat material yang tertutup tembok dan sulit dijangkau. Laporan terbaru menyebut masih terdapat titik bara yang harus ditangani untuk mencegah api kembali membesar.

Dari sisi penanganan, sedikitnya sejumlah unit kendaraan pemadam dan truk tangki air dikerahkan ke lokasi. Petugas juga mendapat dukungan unsur kepolisian dan peralatan tambahan untuk menjangkau serta membasahi area yang terbakar.

Sementara itu, dugaan awal mengenai sumber api mengarah pada aktivitas pengelasan di sekitar gudang. Sejumlah saksi pekerja menyebut percikan dari pekerjaan pengelasan diduga mengenai bahan spons atau material mudah terbakar di lantai dua. Namun, informasi tersebut masih merupakan dugaan awal dan belum dapat diperlakukan sebagai kesimpulan penyebab kebakaran.

Keterangan mengenai aktivitas pengelasan menjadi salah satu bagian penting yang perlu ditelusuri dalam proses penanganan insiden. Terlebih, kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan yang menyimpan material dengan tingkat kemudahan terbakar tinggi. Penentuan penyebab pasti tetap menjadi kewenangan pihak berwenang berdasarkan pemeriksaan di lokasi dan bukti yang tersedia.

Dari perspektif keselamatan kerja, insiden ini juga menunjukkan pentingnya pengendalian sumber api di sekitar gudang penyimpanan bahan mudah terbakar. Namun, apakah terdapat pelanggaran prosedur keselamatan atau kelalaian tertentu belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan informasi awal mengenai aktivitas pengelasan.

Yang pasti, prioritas petugas saat ini adalah memastikan seluruh titik bara benar-benar padam dan tidak terjadi penyalaan kembali. Penanganan juga dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi bangunan, posisi material, serta potensi api tersembunyi di antara tumpukan bahan baku.

Peristiwa kebakaran PT Esa Kalen Jaya tersebut menjadi perhatian karena terjadi ketika aktivitas produksi berlangsung dan melibatkan kawasan industri dengan penyimpanan material yang mudah terbakar. Proses pemadaman yang berlangsung hingga hari kedua menunjukkan bahwa tantangan terbesar bukan hanya memadamkan api terbuka, tetapi juga memastikan bara di balik tumpukan material dan bagian bangunan yang sulit dijangkau benar-benar aman.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.