Kebakaran Pabrik Sepatu Mojokerto Masuk Hari Kedua

oleh -38 Dilihat
oleh
Kebakaran Pabrik Sepatu Mojokerto Masuk Hari Kedua
Petugas damkar masih berupaya memadamkan api yang membakar gudang PT Esa Kalen Jaya di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Kebakaran yang melanda pabrik sepatu PT Esa Kalen Jaya di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memasuki hari kedua pada Jumat (18/9/2026). Hingga siang hari, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku melakukan pemadaman dan pembasahan karena bara api masih ditemukan di sejumlah titik.

Kendala utama berada pada material bahan baku sepatu yang mudah terbakar, antara lain spons, kulit, dan karet. Tumpukan material tersebut juga sulit dijangkau karena sebagian tertutup dinding bangunan. Kondisi itu membuat proses pemadaman tidak cukup hanya dengan penyemprotan dari luar.

Kapolsek Dlanggu AKP Anang Leo Afera mengatakan, bara api kembali muncul setelah petugas harus menghentikan penyemprotan untuk mengisi ulang pasokan air. Hingga Jumat, masih terdapat dua titik bara yang belum berhasil dijinakkan.

Untuk membuka akses menuju material yang terbakar, pihak pabrik mendatangkan alat berat ekskavator. Dinding dibongkar dan tumpukan bahan baku diurai agar petugas dapat menjangkau sumber bara secara lebih efektif. Cuaca panas dan hembusan angin juga menjadi faktor yang memperberat proses pemadaman.

Selain persoalan akses, kondisi bangunan turut menjadi kendala. Kalaksa BPBD Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin menyebut satu bangunan gudang material masih menjadi fokus pemadaman. Gudang tersebut menyimpan karet, karton, kertas serta bahan kimia mudah terbakar seperti thinner.

Sebelumnya, rangka atap bangunan roboh ketika proses pemadaman berlangsung. Material bangunan yang runtuh kemudian menutupi bahan yang masih terbakar sehingga petugas kesulitan menjangkau titik api dari permukaan.

Kebakaran berdampak pada area bangunan pabrik serta tempat penyimpanan bahan pembuatan sepatu dan sandal dengan luas terdampak sekitar 2.000 meter persegi. Aktivitas produksi untuk sementara tidak dapat berjalan sehingga seluruh karyawan diliburkan sementara.

Sebanyak delapan unit kendaraan pemadam dikerahkan dalam penanganan kebakaran. Armada tersebut berasal dari PMK BPBD Kabupaten Mojokerto, Dragon, Gama, BPBD Kabupaten Jombang, serta mendapat dukungan water cannon Polres Mojokerto dan kendaraan tangki suplai air dari Kabupaten Jombang.

Kebakaran pertama kali terjadi pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, kepulan asap hitam pekat terlihat dari kawasan pabrik. Laporan sebelumnya menyebut ratusan pekerja berhasil keluar dari area pabrik dan tidak terdapat korban luka dalam kejadian tersebut.

Terkait penyebab kebakaran, aparat masih melakukan penyelidikan. Sebelumnya muncul dugaan bahwa api berkaitan dengan aktivitas pengelasan di area bangunan, tetapi dugaan tersebut belum dapat dinyatakan sebagai penyebab pasti sebelum proses penyelidikan selesai. Nilai kerugian material juga masih dalam tahap penghitungan oleh pihak perusahaan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.