Kebakaran Pabrik Sepatu Mojokerto Belum Padam

oleh -42 Dilihat
oleh
Kebakaran Pabrik Sepatu Mojokerto Masuk Hari Kedua
Petugas damkar masih berupaya memadamkan api yang membakar gudang PT Esa Kalen Jaya di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Kebakaran hebat melanda pabrik sepatu PT Esa Kalen Jaya di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Kamis (17/9/2026). Kobaran api yang membakar gudang bahan baku sepatu membuat petugas pemadam kebakaran menghadapi kendala serius karena material yang terbakar tersusun padat dan sebagian besar mudah terbakar.

Api pertama kali diketahui sekitar pukul 10.00 WIB dari gudang bahan baku di lantai dua. Saat kejadian, aktivitas produksi masih berlangsung dan sekitar 270 karyawan berada di lingkungan pabrik. Para pekerja kemudian berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri setelah api membesar. Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Sedikitnya enam unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan bersama mobil water cannon dan sejumlah truk tangki air. Namun, proses pemadaman berlangsung tidak mudah karena kobaran api berada di area gudang yang menyimpan berbagai bahan baku sepatu, termasuk spons, kulit, karet, serta material lainnya yang mudah terbakar.

Kesulitan petugas semakin besar karena material yang terbakar berada di dalam tumpukan padat dan sebagian tertutup struktur bangunan. Kondisi tersebut membuat air pemadam sulit menjangkau titik-titik bara yang berada di bagian dalam.

Hingga Jumat (18/9/2026), api dilaporkan belum sepenuhnya padam. Petugas masih melakukan pemadaman dan pembasahan untuk memastikan bara tidak kembali menyala. Bahkan, sejumlah titik api masih ditemukan di area gudang.

Dari keterangan sejumlah pekerja, api diduga muncul ketika aktivitas pengelasan berlangsung di sekitar gudang. Percikan dari pekerjaan las disebut mengenai material bahan baku yang mudah terbakar sehingga api kemudian cepat membesar. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.

Polisi juga masih mendalami dugaan sumber api tersebut. Informasi awal yang diterima petugas menyebut kemungkinan percikan aktivitas pengelasan mengenai bahan mudah terbakar di gudang. Penyebab pasti kebakaran tetap menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan pihak berwenang.

Peristiwa ini sekaligus menunjukkan tantangan pengendalian kebakaran pada fasilitas industri yang menyimpan material mudah terbakar dalam jumlah besar. Selain kecepatan evakuasi pekerja, akses terhadap titik api, kepadatan material, dan kondisi struktur bangunan menjadi faktor penting dalam proses pemadaman.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.