Kebakaran Meluas, Jalur Pendakian Bukit Cendono Ditutup

oleh -42 Dilihat
oleh
Kebakaran Meluas, Jalur Pendakian Bukit Cendono Ditutup
Wabup Mojokerto, Muhammad Rizal Oktavian memantau langsung karhutla di Jalur pendakian menuju Bukit Cendono Kabupaten Mojokerto, Kamis (15/10/2026) malam. [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di kawasan Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menyebabkan jalur pendakian Bukit Cendono ditutup sementara. Langkah darurat tersebut dilakukan untuk melindungi keselamatan pendaki sekaligus mendukung upaya petugas memadamkan api yang merambat di kawasan hutan.

Kebakaran terdeteksi sejak Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB di kawasan lereng Gunung Kukusan, Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang. Kobaran api kemudian dilaporkan menjalar ke sejumlah kawasan perbukitan hingga mendekati Bukit Cendono.

Penutupan jalur pendakian diberlakukan sejak Rabu (14/10/2026). Keputusan ini menjadi langkah antisipasi terhadap potensi bahaya yang mengancam pengunjung, terutama di tengah kondisi vegetasi kering dan angin kencang yang dapat mempercepat perambatan api.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, menjelaskan bahwa kebakaran telah menjangkau sejumlah titik, termasuk Putuk Sembung, Putuk Kencur, dan Putuk Duro, hingga mendekati kawasan Bukit Cendono.

Medan Terjal Hambat Pemadaman

Upaya pengendalian kebakaran menghadapi kendala berupa medan pegunungan yang curam dan sejumlah titik api yang sulit dijangkau petugas. Kondisi tersebut membatasi pergerakan personel serta peralatan pemadaman di lapangan.

Petugas gabungan bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo terus melakukan pemantauan, pemadaman pada titik yang dapat diakses, serta pembuatan sekat bakar untuk menghambat perambatan api.

Langkah tersebut penting untuk menekan risiko kebakaran meluas ke kawasan hutan lainnya. Namun, titik api yang berada di luar jangkauan petugas masih menjadi tantangan dalam proses penanganan.

Luas Kebakaran Masih Perlu Dipastikan

Selain keselamatan pendaki, luas kawasan yang terdampak menjadi salah satu aspek penting dalam penanganan karhutla ini. Data mengenai total area yang terbakar masih perlu dipastikan melalui pendataan dan pemetaan oleh petugas di lapangan.

Informasi mengenai perkembangan titik api, efektivitas pemadaman, serta potensi dampak terhadap ekosistem hutan juga menjadi bagian penting yang perlu terus diperbarui oleh instansi terkait.

Kejelasan data tersebut diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai tingkat risiko kebakaran dan perkembangan penanganannya.

Pendaki Diminta Tidak Menerobos Jalur

BPBD Kabupaten Mojokerto mengimbau masyarakat dan calon pendaki agar mematuhi penutupan jalur Bukit Cendono serta tidak mencoba memasuki kawasan melalui jalur alternatif yang tidak resmi.

Jalur pendakian baru dapat dibuka kembali setelah kebakaran berhasil dikendalikan dan otoritas terkait menyatakan kawasan aman untuk aktivitas masyarakat.

Masyarakat juga diminta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu percikan api di kawasan hutan, terutama ketika vegetasi berada dalam kondisi kering.

Penutupan sementara ini menjadi langkah pencegahan yang penting. Di tengah upaya pemadaman, keselamatan manusia dan perlindungan kawasan hutan harus menjadi prioritas hingga situasi benar-benar terkendali.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.