Kebakaran Lahan di Bangkalan Nyaris Hanguskan Permukiman, Warga Rela Pakai Air Bersih Demi Padamkan Api

oleh -32 Dilihat
oleh
banner 468x60

L

BANGKALAN, Garudasatunews.id — Kebakaran hebat menghanguskan area lahan semak belukar kering di Desa Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada Kamis (3/9/2026) sore. Kobaran api yang terus membesar sempat memicu kepanikan warga lantaran posisinya yang kian mendekati kawasan permukiman.

Titik api pertama kali terlihat warga sekitar pukul 16.00 WIB. Meski pemicu utama kebakaran masih dalam penyelidikan, paparan terik musim kemarau serta tingginya tumpukan dedaunan dan semak kering membuat api berhembus cepat hingga meluas.

Kepala Desa Pangeleyan, Zaiqhulhak Alfarisi, menjelaskan bahwa warga semula menganggap kobaran api masih berskala kecil sehingga penanganan awal hanya menggunakan peralatan seadanya.

“Awalnya warga mengira api tidak akan membesar dan merembet ke belakang rumah. Namun, sekitar pukul 17.00 WIB, kobaran api justru makin membesar dan mengancam rumah warga,” ujar Zaiqhulhak saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).

Upaya pemadaman swadaya oleh masyarakat sempat terkendala krisis air di lokasi kejadian. Demi menghalau rembetan api, sebagian warga bahkan rela mengalokasikan cadangan air bersih yang semula disiapkan untuk kebutuhan memasak dan mandi untuk menyiram titik api.

Melihat situasi yang kian tak terkendali, pria yang akrab disapa Qulhak tersebut langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satpol PP Kabupaten Bangkalan.

Akibat insiden ini, dinding samping salah satu rumah warga sempat hangus terpapar jilatan api. Mengingat cuaca ekstrem musim kemarau, Qulhak mengimbau seluruh warganya agar menghentikan kebiasaan membakar sampah maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar.

“Kami mengapresiasi respons cepat dari tim Damkar. Kami juga mengimbau warga untuk tidak membakar sampah atau lahan sembarangan karena di musim kemarau seperti ini api sangat cepat menjalar,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Damkar Satpol PP Kabupaten Bangkalan, Iskandar Ortis, mengonfirmasi bahwa saat armada tiba di lokasi, api sudah membakar rumpun bambu kering yang berbatasan langsung dengan area belakang rumah warga.

“Api sudah membumbung tinggi dan berada di posisi yang sangat dekat dengan permukiman. Beruntung petugas segera bertindak sehingga pemadaman bisa diselesaikan dalam kurun waktu kurang lebih satu jam,” terang Ortis. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.