Kartini Bersepeda, Kediri Kampanye Lingkungan

oleh -40 Dilihat
oleh
Kartini Bersepeda, Kediri Kampanye Lingkungan
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyambut peringatan Hari Bumi yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4/2026),
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id — Pemerintah Kota Kediri memanfaatkan momentum peringatan Hari Bumi yang bertepatan dengan Hari Kartini, Selasa (21/4/2026), untuk mengampanyekan kepedulian lingkungan melalui kegiatan bersepeda massal berkebaya. Aksi simbolik ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, dengan melibatkan jajaran pejabat dan komunitas perempuan.

Kegiatan dimulai dari Halaman Balai Kota Kediri, di mana peserta yang didominasi perempuan mengenakan kebaya dan bersepeda menyusuri sejumlah ruas jalan protokol. Selain menjadi ajang peringatan, kegiatan ini juga diarahkan sebagai bentuk kampanye gaya hidup ramah lingkungan di tengah meningkatnya isu polusi dan degradasi lingkungan perkotaan.

Rombongan kemudian bergerak menuju bantaran Sungai Brantas. Di lokasi tersebut, dilakukan penebaran ribuan benih ikan lokal seperti gurami, sengkaring, dan tawes. Langkah ini diklaim sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan, sekaligus respons atas tekanan lingkungan di kawasan sungai.

Tak berhenti pada seremoni, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih bantaran sungai yang melibatkan peserta lintas instansi. Upaya ini menyoroti masih adanya persoalan pengelolaan sampah di wilayah aliran sungai yang memerlukan perhatian berkelanjutan dari pemerintah dan masyarakat.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyatakan rangkaian kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari apel peringatan Hari Kartini yang digelar sebelumnya. Ia menegaskan bahwa semangat perjuangan R.A. Kartini harus diaktualisasikan melalui aksi nyata, termasuk dalam menjaga lingkungan hidup.

“Selain memperingati Hari Kartini, kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Bersepeda juga menjadi simbol pengurangan emisi dan gaya hidup sehat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa penggunaan kebaya dalam kegiatan tersebut bukan sekadar simbol budaya, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap perjuangan perempuan Indonesia dalam memperoleh kesetaraan peran di ruang publik.

Dalam kesempatan itu, Vinanda turut mendorong kolaborasi lintas elemen masyarakat guna mewujudkan Kota Kediri yang bersih, tertata, dan berkelanjutan. Pemerintah daerah menargetkan kota ini dapat menjadi rujukan dalam pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi publik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, di antaranya Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, Wakil Wali Kota Qowimuddin, Ketua TP PKK Faiqoh Azizah Muhammad, serta sejumlah pejabat daerah, organisasi perempuan, dan komunitas pemerhati lingkungan. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.