Karhutla Gondang Mojokerto Meluas, Medan Curam Hambat Pemadaman

oleh -23 Dilihat
oleh
Karhutla Gondang Mojokerto Meluas, Medan Curam Hambat Pemadaman
Kondisi karhutla di kawasan hutan Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan hutan Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, masih dalam penanganan tim gabungan. Medan yang curam, lokasi titik api yang sulit dijangkau, serta angin kencang menjadi kendala utama pemadaman. Hingga laporan perkembangan terakhir pada Kamis (15/10/2026) pukul 22.00 WIB, api masih menyebar di sejumlah titik yang belum dapat diakses petugas.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, mengatakan bahwa petugas telah melakukan pemadaman di sejumlah area yang memungkinkan untuk dijangkau. Namun, keterbatasan akses membuat upaya pengendalian api belum dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Pada titik yang terjangkau sudah dilakukan upaya pemadaman. Sedangkan di titik yang tidak terjangkau, api masih terus menyebar,” ungkap Rinaldi, Jumat (16/10/2026).

Kebakaran mulai terdeteksi pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB di kawasan Resort Konservasi Wilayah (RKW) 06 Mojokerto Barat, yang mencakup wilayah Desa Begaganlimo dan Desa Gumeng, Kecamatan Gondang.

Berdasarkan laporan penanganan, kebakaran melanda sejumlah kawasan, yakni Putuk Kencur, Putuk Duro, Putuk Sembung, serta Bukit Cendono. Material yang terbakar berupa ilalang dan semak belukar yang berpotensi mempercepat perambatan api, terutama ketika diterpa angin kencang.

Sekat Bakar Dibuat, Jalur Pendakian Ditutup

Untuk menghambat penyebaran api, petugas membuat sekat bakar di area yang relatif datar dan dapat dijangkau, salah satunya di Pos 3 Cendono. Langkah tersebut dilakukan guna membatasi perambatan api ke area lain sekaligus mendukung upaya pengendalian kebakaran.

BPBD Kabupaten Mojokerto bersama tim gabungan juga bergerak menuju pos pendakian Bukit Cendono untuk berkoordinasi sebelum melanjutkan pemantauan dan pemadaman di sekitar titik api. Tim Taman Hutan Raya (Tahura) turut melakukan pemantauan dan penanganan di kawasan tersebut.

BPBD menyiapkan tambahan regu pengendalian untuk membantu pembuatan sekat bakar dan pemadaman di lokasi yang dapat diakses. Sementara itu, pos pendakian Bukit Cendono ditutup sementara demi mendukung penanganan karhutla dan mengantisipasi risiko keselamatan pengunjung.

Luas Kebakaran Belum Diketahui

Di tengah upaya pemadaman, luas kawasan yang terdampak kebakaran masih belum diketahui. Hingga laporan terakhir, belum ada laporan mengenai dampak terhadap permukiman maupun kerugian material lainnya.

Kondisi tersebut membuat pemantauan perkembangan api menjadi bagian penting dalam penanganan darurat. Titik kebakaran yang belum terjangkau perlu terus diawasi agar potensi perluasan dapat diantisipasi, dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas di lapangan.

Penanganan karhutla di Gondang masih berfokus pada pemadaman di area yang memungkinkan dijangkau, pembuatan sekat bakar, serta pemantauan titik api. Masyarakat dan calon pendaki diimbau mematuhi penutupan sementara jalur pendakian Bukit Cendono sampai kondisi dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.