Karhutla di Bondowoso, 8 Hektare Lahan Argopuro Terbakar

oleh -27 Dilihat
oleh
Karhutla di Bondowoso, 8 Hektare Lahan Argopuro Terbakar
Seorang petugas memadamkan api yang melahap lahan di Desa Tanahwulan, Kecamatan Maesan, Bondowoso, Rabu (14/10/2026) malam. (BPBD Bondowoso)
banner 468x60

BONDOWOSO, Garudasatunews.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di dua titik wilayah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, dengan total luas lahan terdampak diperkirakan mencapai 8 hektare. Kebakaran melanda kawasan Pegunungan Argopuro di Kecamatan Maesan dan lahan jati milik Perhutani di Kecamatan Grujugan. Petugas gabungan melakukan pemantauan serta penanganan untuk mencegah api meluas ke kawasan lain.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengatakan pihaknya telah melakukan asesmen di kedua lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat untuk mengantisipasi perluasan kebakaran.

“Petugas sudah melakukan asesmen di kedua lokasi. Kami juga berkoordinasi dengan unsur terkait dan masyarakat untuk memantau perkembangan api serta mengantisipasi agar kebakaran tidak merembet ke permukiman,” kata Kristianto, Jumat (16/10/2026) pagi.

Dua Lokasi Kebakaran di Maesan dan Grujugan

Kebakaran pertama terjadi di Petak 39 D, kawasan Pegunungan Argopuro, Dusun Barat Gunung, Desa Tanahwulan, Kecamatan Maesan, pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan pembaruan laporan BPBD pada Kamis (15/10/2026), luas area yang terbakar di lokasi tersebut diperkirakan mencapai 6 hektare. Pemantauan dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan BPBD, Koramil Maesan, Polsek Maesan, KRPH Tanahwulan, serta warga setempat.

Namun, penanganan di kawasan pegunungan menghadapi sejumlah kendala. Medan yang terjal dan keterbatasan jaringan komunikasi menyulitkan petugas menjangkau titik kebakaran secara langsung.

Kristianto menjelaskan, pemantauan dilakukan dari titik-titik yang dapat dijangkau dengan tetap memperhatikan keselamatan personel. Berdasarkan informasi sementara BPBD, lokasi api masih jauh dari permukiman warga.

Kebakaran Lahan Jati Berhasil Dipadamkan

Kebakaran kedua terjadi di lahan jati milik Perhutani, Dusun Pasnan Timur, RT 55/RW 07, Desa Taman, Kecamatan Grujugan, pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

BPBD menerima laporan masyarakat pada pukul 02.10 WIB. Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pemadaman.

Petugas menggunakan peralatan manual berupa gepyok, sprayer, serta mesin Sanchin untuk mengendalikan api. Upaya tersebut berhasil dan kebakaran dinyatakan padam pada pukul 03.06 WIB.

Luas lahan jati yang terbakar di Desa Taman diperkirakan mencapai 2 hektare. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan dalam penyelidikan lebih lanjut.

Evaluasi Penanganan dan Pencegahan Karhutla

Dua kejadian kebakaran dengan luas total sekitar 8 hektare tersebut menjadi perhatian terhadap pentingnya deteksi dini, kesiapan personel, serta koordinasi lintas instansi dalam penanganan karhutla, khususnya di kawasan dengan medan sulit dijangkau.

Keterbatasan akses dan jaringan komunikasi di wilayah pegunungan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Karena itu, pemantauan berkala dan penyampaian informasi yang cepat dari masyarakat diperlukan untuk membantu mengantisipasi munculnya titik api baru.

Meski demikian, penyebab kebakaran di kedua lokasi tidak dapat disimpulkan sebelum tersedia hasil pemeriksaan lebih lanjut. Informasi mengenai sumber api, potensi kerugian lingkungan, serta kemungkinan faktor pemicu lainnya masih memerlukan pendalaman oleh pihak berwenang.

BPBD Bondowoso mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.