Kapolsek Kawal Panen Jagung, Cegah Permainan Harga

oleh -52 Dilihat
oleh
Kapolsek Kawal Panen Jagung, Cegah Permainan Harga
Jajaran Polsek Dawarblandong turun langsung ke lahan pertanian untuk memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik oleh pemerintah.
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Dawarblandong turun langsung ke lokasi panen jagung milik petani di Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, untuk memastikan hasil panen petani dapat terserap melalui mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Dawarblandong Iptu Muslimin bersama Bhabinkamtibmas Desa Suru Aipda Rochman Edi. Di tengah aktivitas panen, petugas melakukan dialog dengan para petani guna menyerap aspirasi sekaligus memberikan informasi terkait prosedur penjualan hasil panen jagung kepada Perum Bulog.

Dalam sosialisasi tersebut, petani diberikan pemahaman mengenai mekanisme penyerapan hasil panen agar memperoleh harga sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini juga bertujuan meminimalkan potensi kerugian petani akibat praktik permainan harga oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Aipda Rochman Edi menjelaskan bahwa pemahaman terhadap sistem penyerapan hasil panen menjadi faktor penting untuk melindungi petani dari fluktuasi harga yang merugikan serta memperkuat posisi tawar mereka dalam pemasaran komoditas pertanian.

Sementara itu, Kapolsek Dawarblandong Iptu Muslimin menegaskan kehadiran aparat kepolisian di tengah kegiatan panen merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

“Melalui kegiatan sambang ini, kami ingin memastikan para petani merasa aman, nyaman, dan tidak mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil panennya. Kami juga ingin memastikan hasil panen jagung dapat terserap secara maksimal,” ujar Iptu Muslimin, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan daerah maupun nasional. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, Bulog, aparat keamanan, dan petani dinilai perlu terus diperkuat guna menjamin keberlanjutan produksi dan distribusi pangan.

Sejumlah petani menyambut positif kegiatan pendampingan tersebut. Mereka mengaku memperoleh informasi yang dibutuhkan terkait jalur pemasaran hasil panen dan berharap pendampingan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Selain memperkuat komunikasi antara Polri dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kepastian pasar bagi petani jagung di Desa Suru sehingga dapat mendukung peningkatan kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.