Kapolri Suyudi Temui Rais Aam PBNU, Perkuat Sinergi Ulama-Polri

oleh -20 Dilihat
oleh
Kapolri Suyudi Temui Rais Aam PBNU, Perkuat Sinergi Ulama-Polri
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersilaturahmi dengan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar di Surabaya
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersilaturahmi dengan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, di Yayasan Pondok Pesantren Miftachussunah, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan ulama dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta keamanan masyarakat.

Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh KH Miftachul Akhyar. Dalam kunjungan tersebut, Suyudi didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, serta sejumlah pejabat utama Mabes Polri.

Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan ini menegaskan pentingnya membangun hubungan yang konstruktif antara institusi kepolisian dan tokoh agama di tengah dinamika sosial masyarakat. (Sumber: Polda Jawa Timur dan detikJatim)

Sinergi Ulama dan Polri Jadi Perhatian

Hubungan antara ulama dan kepolisian memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis. Ulama dan tokoh agama dapat berkontribusi melalui pembinaan moral, penyampaian pesan kesejukan, penguatan persaudaraan, serta pemeliharaan toleransi.

Sementara itu, Polri menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sesuai dengan kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku. Komunikasi yang baik antara kedua unsur tersebut diharapkan dapat membantu merespons berbagai persoalan sosial secara bijaksana dan proporsional.

Dalam konteks Jawa Timur yang memiliki kehidupan sosial dan keagamaan yang beragam, komunikasi lintas unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam merawat persatuan. Namun, efektivitas sinergi tersebut tetap perlu tercermin melalui langkah nyata yang dirasakan masyarakat, bukan sebatas kegiatan seremonial.

Menjaga Kerukunan dan Kepercayaan Publik

Silaturahmi Kapolri dengan Rais Aam PBNU juga menyoroti pentingnya peran tokoh agama dalam membangun suasana yang sejuk di tengah masyarakat. Pesan perdamaian, persaudaraan, dan toleransi dapat menjadi modal sosial untuk mencegah berkembangnya konflik serta memperkuat keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Di sisi lain, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian juga berkaitan dengan pelaksanaan tugas secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Sinergi dengan ulama diharapkan berjalan seiring dengan komitmen pelayanan publik dan penegakan hukum yang sesuai peraturan perundang-undangan.

Pertemuan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan Polri dengan ulama dan tokoh agama, sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, khususnya di Jawa Timur.

Meski demikian, belum terdapat keterangan terperinci mengenai keputusan khusus atau program lanjutan yang dihasilkan dari pertemuan tersebut dalam informasi yang dirujuk. Karena itu, dampak konkret silaturahmi ini terhadap kebijakan maupun program bersama masih memerlukan informasi lebih lanjut.

Komitmen Bersama Perlu Diwujudkan

Penguatan sinergi antara Polri dan ulama pada akhirnya perlu diwujudkan melalui komunikasi berkelanjutan, kerja sama yang terukur, serta upaya bersama menjaga kerukunan masyarakat. Dengan demikian, hubungan antarlembaga tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi kehidupan sosial.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.