Kapolri Ajak Buruh Bersatu Hadapi Situasi Global

oleh -65 Dilihat
oleh
Kapolri Ajak Buruh Bersatu Hadapi Situasi Global
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri silaturahmi dan safari Ramadhan bareng KSPSI di Surabaya. [Foto: Istimewa]
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak kalangan buruh di Jawa Timur memperkuat persatuan dalam menghadapi dinamika situasi global yang dinilai berpotensi berdampak terhadap kondisi ekonomi dan sosial di dalam negeri.

Ajakan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri kegiatan silaturahmi dan safari Ramadhan bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, Selasa (10/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Sigit menekankan pentingnya kewaspadaan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan buruh, terhadap berbagai perkembangan global yang dapat memengaruhi stabilitas nasional.

“Dalam kesempatan silaturahmi ini saya mengajak teman-teman serikat buruh khususnya dari KSPSI untuk selalu waspada dan bersatu menghadapi situasi global yang terjadi,” ujar Sigit kepada wartawan.

Menurutnya, dinamika global yang berkembang saat ini memiliki potensi memunculkan dampak terhadap kondisi ekonomi domestik sehingga seluruh elemen bangsa harus memperkuat solidaritas.

Ia menegaskan bahwa pemerintah, masyarakat, serta kalangan pekerja perlu menjaga nilai persatuan dan kesatuan agar mampu menghadapi berbagai tantangan yang muncul.

“Oleh karena itu seluruh elemen bangsa, pemerintah, masyarakat dan khususnya teman-teman buruh harus solid menghadapi situasi yang ada,” katanya.

Kapolri juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah mendorong berbagai langkah diplomasi untuk memperkuat perdamaian dunia serta menjaga stabilitas global.

Menurutnya, upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional agar tetap kuat menghadapi tekanan global.

“Pemerintah terus melakukan berbagai upaya diplomasi perdamaian serta menjaga agar kondisi ekonomi nasional tetap stabil,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong program swasembada pangan dan energi sebagai langkah memperkuat kemandirian nasional.

Sigit menilai target tersebut hanya dapat tercapai jika seluruh elemen bangsa, termasuk kalangan buruh, mampu menjaga kekompakan dan kebersamaan.

“Untuk mewujudkan kemandirian bangsa tentu membutuhkan persatuan dan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan pengalaman Indonesia menghadapi pandemi Covid-19 menjadi bukti bahwa persatuan nasional mampu membawa negara keluar dari situasi krisis.

Menurutnya, meskipun ekonomi sempat mengalami tekanan hingga pertumbuhan negatif, kebersamaan seluruh elemen bangsa mampu memulihkan kondisi ekonomi nasional secara bertahap. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.