Kapolres Sampang Ingatkan Pelajar: Bullying Bukan Candaan, Bisa Berujung Hukum

oleh -32 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20261024-WA0009

SAMPANG, Garudasatunews.id – Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto mengingatkan para pelajar agar tidak menganggap perundungan (bullying) sebagai bahan candaan. Selain berdampak serius terhadap kondisi korban, tindakan tersebut juga berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum.

Peringatan itu disampaikan Anang saat memimpin Apel Polisi Jogo Sekolah di lapangan apel Mapolres Sampang, Jumat (23/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran kepolisian, perwakilan guru, serta siswa SMA di Kabupaten Sampang.

Anang menegaskan, perlindungan terhadap pelajar merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 sehingga perlu mendapatkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung pembentukan karakter.

“Perundungan yang sering kali dianggap gurauan biasa sebenarnya berdampak serius dan berpotensi masuk ke ranah hukum,” ujar Anang kepada awak media seusai apel.

Ia juga mengimbau para siswa untuk menjauhi tindakan intimidasi, kekerasan, dan tawuran. Selain itu, pelajar diminta bijak menggunakan media sosial serta tidak menyebarkan berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, maupun terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Anang menekankan bahwa siswa yang mengalami perundungan tidak perlu takut untuk melapor. Mereka dapat meminta bantuan kepada guru, orang tua, atau pihak berwenang agar permasalahan segera ditangani.

“Polisi harus hadir sebagai orang tua asuh sekaligus sahabat bagi anak sekolah. Mereka harus merasa dekat, tidak takut, dan percaya bahwa kepolisian ada untuk melindungi mereka,” katanya.

Melalui program Polisi Jogo Sekolah yang diinisiasi Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, Polres Sampang berupaya memperkuat pembinaan karakter serta pencegahan dini terhadap berbagai persoalan di lingkungan pendidikan.

Upaya tersebut juga melibatkan para guru melalui peningkatan pengawasan terhadap aktivitas siswa, termasuk saat berangkat dan pulang sekolah.

Ke depan, Polres Sampang akan memetakan sekolah-sekolah yang membutuhkan penguatan pengawasan. Program ini direncanakan dilaksanakan di seluruh Polsek jajaran dan dievaluasi secara berkala guna mencegah perundungan, tawuran, serta penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.