Kandang Ayam Ngoro Ludes, Penyebab Masih Misterius

oleh -22 Dilihat
oleh
Kandang Ayam Ngoro Ludes, Penyebab Masih Misterius
Kandang ayam yang terlalap api. [Foto: Istimewa]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Kebakaran hebat meluluhlantakkan kandang ternak ayam seluas sekitar 500 meter persegi di Dusun Ngetrep RT 01 RW 03, Desa Sedati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jumat (3/4/2026) malam. Insiden yang pecah sekitar pukul 19.30 WIB itu memicu kepanikan warga, sementara sumber api hingga kini masih menyisakan tanda tanya.

Respons cepat dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Petugas berjibaku bersama unsur TNI-Polri, relawan, dan warga untuk menahan laju api agar tidak menjalar ke permukiman di sekitar kandang berukuran 20 x 25 meter tersebut.

Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto, mengungkapkan proses pemadaman berlangsung intens hampir dua jam. Struktur kandang yang didominasi material mudah terbakar disebut menjadi faktor utama cepatnya api menguasai seluruh bangunan.

“Laporan warga langsung kami tindak lanjuti. Petugas menuju lokasi kandang ternak ayam di Dusun Ngetrep dan melakukan upaya pemadaman,” ujar Sukamto saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2026).

Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 21.15 WIB. Setelah itu, petugas melakukan pembasahan menyeluruh guna memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran lanjutan di area puing.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun bangunan kandang dilaporkan hangus total. Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, sementara pemilik kandang masih menghitung nilai kerugian material yang ditaksir tidak sedikit.

“Api berhasil dipadamkan pukul 21.15 WIB, dilanjutkan pembasahan. Tidak ada korban jiwa. Penyebab masih dalam penyelidikan, dan kerugian masih dihitung,” tegasnya.

Insiden ini kembali menyoroti lemahnya mitigasi risiko kebakaran di sektor usaha peternakan. BPBD Kabupaten Mojokerto mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin instalasi listrik serta pengawasan ketat terhadap bahan mudah terbakar guna mencegah kejadian serupa terulang. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.