Kandang Ayam Jatirejo Ludes Dilalap Api

oleh -72 Dilihat
oleh
Kandang Ayam Jatirejo Ludes Dilalap Api
Upaya pemadaman yang dilakukan petugas di kandang peternakan ayam yang terbakar di Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang peternakan ayam di Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (30/5/2026) dini hari. Hingga siang hari, petugas gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman dan pembasahan untuk memastikan api tidak kembali menyala di lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan kandang dengan luas area terdampak sekitar 16 x 100 meter persegi. Besarnya area yang terbakar membuat proses penanganan berlangsung cukup lama dan membutuhkan pengerahan sejumlah personel serta armada pemadam kebakaran.

Komandan Pos 1 Mojoanyar BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto, mengungkapkan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 01.20 WIB. Setelah menerima informasi, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran milik BPBD Kabupaten Mojokerto diterjunkan guna mengendalikan kobaran api yang melahap bangunan peternakan. Penanganan juga melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, personel Polsek dan Koramil setempat, relawan, serta warga sekitar.

Hingga pukul 12.00 WIB, petugas masih melakukan pembasahan di sejumlah titik yang dinilai berpotensi memicu kebakaran susulan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh bara api benar-benar padam dan tidak menimbulkan ancaman baru bagi lingkungan sekitar.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, kebakaran mengakibatkan kerusakan signifikan pada bangunan kandang peternakan. Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Penyebab pasti kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Aparat berwenang masih melakukan penyelidikan guna mengungkap sumber api yang memicu terjadinya kebakaran di fasilitas usaha peternakan tersebut.

BPBD Kabupaten Mojokerto mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha peternakan dan pemilik bangunan yang menyimpan material mudah terbakar, untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan sistem keamanan lingkungan berfungsi dengan baik guna mencegah terjadinya peristiwa serupa.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.