Kampus Didorong Perkuat Identitas Budaya Kediri

oleh -41 Dilihat
oleh
Kampus-Didorong-Perkuat-Identitas-Budaya-Kediri
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang akrab disapa Mbak Wali mengapresiasi konsistensi Universitas Nusantara PGRI Kediri yang menyelenggarakan Festival Kali Brantas.
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan perguruan tinggi tidak cukup hanya menjalankan fungsi pendidikan, tetapi juga harus mengambil peran strategis dalam menjaga kelestarian budaya sekaligus memperkuat identitas daerah. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Festival Kali Brantas V yang diselenggarakan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nusantara PGRI Kediri, Sabtu (11/7/2026).

Festival bertema Merajut Cinta untuk Melestarikan Eksotika Keberagaman Budaya Indonesia itu menghadirkan Drama Tari Calon Arang yang dipentaskan melalui kolaborasi mahasiswa dengan sejumlah sanggar seni di Kota Kediri sebagai implementasi pembelajaran seni pertunjukan.

Dalam sambutannya, Vinanda mengapresiasi konsistensi Universitas Nusantara PGRI Kediri yang selama lima tahun berturut-turut menyelenggarakan Festival Kali Brantas. Menurutnya, keberlanjutan sebuah agenda budaya membutuhkan komitmen yang kuat sehingga konsistensi penyelenggara menjadi nilai penting dalam upaya pelestarian budaya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa yang berkontribusi melalui kreativitas dan proses akademik dalam penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi ruang pembelajaran sekaligus media memperkenalkan kembali kekayaan budaya Indonesia, khususnya budaya yang berkembang di Kota Kediri.

Vinanda menilai model pembelajaran yang diterapkan Program Studi PGSD menunjukkan peran nyata perguruan tinggi karena mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di ruang kuliah, tetapi juga mengimplementasikan pengetahuan melalui pertunjukan budaya yang dapat disaksikan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas seni, dan pemerintah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Wali Kota juga menyoroti pemilihan Drama Tari Calon Arang sebagai pertunjukan utama Festival Kali Brantas V. Ia menyebut kisah tersebut memiliki keterkaitan dengan sejarah budaya Kediri yang kemudian berkembang hingga Bali dalam berbagai bentuk seni pertunjukan. Karena itu, masyarakat dinilai perlu memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sekaligus memperkuat identitas sejarah Kota Kediri.

Festival Kali Brantas V tahun ini juga digelar bertepatan dengan rangkaian Hari Jadi Kota Kediri ke-1147. Momentum tersebut diharapkan dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya serta mendorong keterlibatan generasi muda melalui pendekatan seni dan budaya yang kreatif.

Vinanda berharap Festival Kali Brantas tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, seniman, budayawan, komunitas, dan masyarakat untuk menghasilkan karya seni berkualitas sekaligus memperkuat pelestarian budaya daerah.

Sementara itu, Rektor Universitas Nusantara PGRI Kediri Zainal Afandi menjelaskan Festival Kali Brantas bermula dari gelar karya mahasiswa PGSD pada mata kuliah seni pertunjukan. Dalam perkembangannya, kegiatan tersebut tumbuh menjadi festival budaya tahunan yang mengangkat kekayaan seni dan budaya khas Kediri.

Menurut Zainal, sekitar 250 mahasiswa PGSD terlibat pada penyelenggaraan tahun ini sebagai penampil, panitia, maupun pengelola kegiatan sehingga festival menjadi bagian dari proses pembelajaran berbasis praktik.

Drama Tari Calon Arang dipentaskan melalui kolaborasi mahasiswa PGSD, SD Lab Universitas Nusantara PGRI Kediri, Sanggar Sekar Arum, Sanggar Griya Kencana, Sanggar Gantari, Sanggar Jaya Dwipa, Komunitas Dewa Sakti Indonesia, kelompok Reog Ponorogo, serta pertunjukan Barongsai.

Festival tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Khusnul Arif, Rektor Universitas Nusantara PGRI Kediri Zainal Afandi, Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM Zachrie Achmad, sivitas akademika, seniman, komunitas budaya, serta masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.