Jumlah Korban Dugaan Keracunan MBG di Pati Bertambah Jadi 424 Orang, 60 Siswa Masih Dirawat.

oleh -41 Dilihat
oleh
banner 468x60

PATI, Garudasatunews.id — Pemerintah Kabupaten Pati resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) menyusul insiden dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa hingga warga di Kecamatan Gembong, Jawa Tengah. Hingga Jumat (11/9/2026) malam, tercatat 60 anak masih harus menjalani rawat inap intensif di beberapa rumah sakit.

​Berdasarkan data terkini dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, total korban yang bergejala mencapai 424 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 327 orang menjalani rawat jalan, sementara puluhan lainnya memerlukan penanganan medis lanjutan di fasilitas kesehatan.

​Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pati, Sugiyono, mengonfirmasi data penanganan korban yang terus diperbarui secara berkala.
​“Kami cek langsung berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Pati, yang dirawat sampai tadi malam, Jumat, 11 September 2026, ada 60 orang pasien yang dirawat,” ujar Sugiyono seperti pada laman Lingkari TV, Sabtu (12/9/2026).

​Rincian Persebaran Pasien
​Saat ini, 60 pasien anak yang menjalani rawat inap tersebar di empat rumah sakit, dengan rincian :
– ​RS KSH: 29 anak
– ​RS Mitra Bangsa: 16 anak
– ​RSUD RAA Soewondo: 9 anak
– ​RS Fastabiq Sehat: 6 anak

​Kondisi sejumlah pasien perlahan membaik. Sebanyak 12 anak yang sebelumnya dirawat di RS Mitra Bangsa telah diizinkan pulang sejak Jumat (11/9/2026) pagi.

Disisi lain, Wakil Kepala BGN, Trenggono, bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, meninjau langsung kondisi para korban yang menjalani perawatan medis.
​”Semuanya sudah dalam kondisi yang segera pulih. Tidak ada yang kondisinya mengkhawatirkan,” ujar Trenggono dalam keterangan resminya, Jumat (11/9/2026).

​Untuk memastikan penanganan berjalan optimal, BGN dan pemda berkomitmen menanggung seluruh biaya pengobatan para korban hingga tuntas. BGN juga menjadikan insiden ini sebagai bahan evaluasi ketat untuk memperkuat sistem pengawasan penyediaan makanan agar kejadian serupa tidak terulang.

​Para korban dari dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini berasal dari pelbagai instansi dan kelompok masyarakat, mencakup siswa SMP Negeri 1 Gembong, MTs Negeri 3 Pati, MTs Manbaul Ulum, SD Negeri Gembong 3, pasien Puskesmas Gembong, hingga balita dan warga dari posyandu setempat.

​Pemkab Pati menegaskan bahwa status KLB akan terus diberlakukan hingga seluruh korban dinyatakan sembuh total dan tidak ada lagi pasien yang dirawat. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh korban mendapat perhatian medis secara maksimal serta penanganan darurat dapat berjalan optimal. Petugas kesehatan di lapangan juga terus disiagakan untuk memantau perkembangan kondisi seluruh korban. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.