Jenazah Taruno Korban KM Virgo Dimakamkan di Kare

oleh -31 Dilihat
oleh
Jenazah Taruno Korban KM Virgo Dimakamkan di Kare
Suasana warga menunggu kedatangan jenazah Tihwin Nuryanto, korban KM Virgo Transport 8, di Desa Kare, Kabupaten Madiun.
banner 468x60

MADIUN, Garudasatunews.id – Jenazah Taruno Hidayat (46), korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, akhirnya dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya, Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun. Sementara itu, adik kandungnya, Tihwin Nuryanto (43), hingga kini masih dalam pencarian tim SAR.

Taruno ditemukan di perairan Masalembo pada Jumat (25/9/2026). Setelah melalui proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) di Banjarmasin, jenazah dipastikan sebagai Taruno Hidayat berdasarkan pencocokan data, termasuk pakaian dan keterangan pihak keluarga.

Jenazah kemudian dipulangkan melalui koordinasi Basarnas, DVI Banjarmasin, kepolisian, BPBD Jawa Timur, BPBD Kabupaten Madiun, serta instansi terkait. Setibanya di Desa Kare pada Sabtu (26/9/2026), peti jenazah dibawa ke Masjid Baitul Muttaqin untuk disalatkan sebelum dimakamkan di tempat pemakaman umum Dusun Seweru, Desa Kare.

Pemakaman Taruno mengakhiri penantian keluarga selama hampir dua pekan sejak kecelakaan KMP Virgo Transport 8 terjadi. Namun, kepulangan tersebut belum sepenuhnya mengakhiri pencarian keluarga karena Tihwin, yang berangkat bersama Taruno menuju Kalimantan, belum ditemukan.

Taruno dan Tihwin diketahui berangkat dari Madiun pada Kamis (10/9/2026) untuk mengantarkan muatan sayuran ke Kalimantan menggunakan kendaraan pikap. Perjalanan tersebut dilakukan setelah mendapat ajakan dari seorang warga Desa Morang, Kecamatan Kare, yang menetap di Palangkaraya.

Dalam kesehariannya, Taruno bekerja sebagai guru sekolah dasar di wilayah Kare. Selain profesinya sebagai pendidik, ia juga berdagang komoditas sayuran ke Kalimantan untuk menambah penghasilan keluarga. Taruno meninggalkan seorang istri dan tiga anak.

Sementara itu, pencarian terhadap Tihwin masih dilakukan tim SAR. Komandan Tim Basarnas Surabaya, Gian Ery Pramulya, menyebut pencarian di bagian dalam kapal menghadapi tingkat kesulitan tinggi karena kondisi ruang palka yang menjadi lokasi penyisiran. Tim SAR masih berupaya menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya.

Peristiwa ini sekaligus menempatkan proses identifikasi korban sebagai bagian penting dalam penanganan kecelakaan KMP Virgo Transport 8. Bagi keluarga Taruno, kepastian identitas dan pemulangan jenazah menjadi akhir dari penantian panjang, sedangkan keluarga Tihwin masih menunggu hasil pencarian dan informasi resmi dari tim SAR.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.