Jembatan Bolorejo Rp3,2 Miliar Resmi Difungsikan

oleh -26 Dilihat
oleh
Jembatan Bolorejo Rp3,2 Miliar Resmi Difungsikan
Jembatan Bolorejo Rp3,2 Miliar Resmi Difungsikan
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto meresmikan Jembatan Dusun Bolorejo di Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi, Sabtu (18/7/2026). Infrastruktur senilai Rp3,2 miliar tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik bagi masyarakat.

Peresmian dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko. Ia menyampaikan, pembangunan jembatan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar yang berdampak langsung terhadap mobilitas warga.

Jembatan tersebut dibangun melalui Program Bantuan Keuangan (BK) Desa yang bersumber dari Perubahan APBD Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2025. Berdasarkan informasi proyek, jembatan memiliki panjang 32 meter dan lebar 4 meter, dengan waktu pelaksanaan selama enam bulan oleh CV Karya Prima Nusantara.

Menurut Teguh Gunarko, keberadaan jembatan tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga diharapkan meningkatkan akses masyarakat menuju berbagai layanan penting, termasuk pendidikan, kesehatan, serta distribusi hasil pertanian.

“Pembangunan Jembatan Dusun Bolorejo merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah akses masyarakat, serta meningkatkan kualitas infrastruktur dasar yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Teguh.

Ia menambahkan, tersedianya akses yang lebih aman dan layak diharapkan mendukung mobilitas pelajar menuju sekolah tanpa hambatan akibat keterbatasan infrastruktur. Penyampaian tersebut disampaikan tanpa mengungkap identitas maupun informasi pribadi anak, sesuai prinsip Pedoman Pemberitaan Ramah Anak Dewan Pers.

Selain menunjang sektor pendidikan, jembatan baru itu juga diproyeksikan mempercepat akses masyarakat menuju fasilitas kesehatan, memperlancar distribusi hasil pertanian, mendukung kegiatan perdagangan, serta memperkuat konektivitas di wilayah Kecamatan Kemlagi.

Pemkab Mojokerto menilai peningkatan akses transportasi dapat menjadi salah satu faktor pendukung percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan pedesaan yang selama ini bergantung pada kelancaran jalur distribusi.

Dalam kesempatan tersebut, Teguh juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur melalui Program BK Desa merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur melalui pembangunan yang merata dan tepat sasaran.

Ia turut mengapresiasi Pemerintah Desa Mojojajar, Pemerintah Kecamatan Kemlagi, perangkat daerah terkait, pelaksana proyek, serta masyarakat yang telah mendukung proses pembangunan hingga tuntas.

Pemerintah daerah juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas publik tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Saya berpesan kepada pemerintah desa dan seluruh masyarakat agar jembatan ini dirawat dan dijaga bersama. Hasil pembangunan akan memberikan manfaat yang maksimal apabila kita memiliki rasa memiliki dan tanggung jawab untuk menjaganya,” kata Teguh.

Peresmian Jembatan Dusun Bolorejo dihadiri unsur Forkopimca Kemlagi, perangkat daerah, Pemerintah Desa Mojojajar, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas sekaligus menjadi penunjang aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah utara Kabupaten Mojokerto. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.