Jawa Timur Terbanyak, Sekolah Rakyat Dipercepat

oleh -28 Dilihat
oleh
Setahun Berjalan, Sekolah Rakyat Diklaim Berhasil
Wamensos Agus Jabo dalam program CNN Indonesia bertema “1 Tahun Sekolah Rakyat Menyalakan Harapan dan Masa Depan Bangsa” di Studio 2 CNN Indonesia TV, pada Kamis (25/6/2026).Foto: Biro Humas
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta pemerintah kabupaten/kota terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Apresiasi tersebut disampaikan usai menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat untuk orang tua dan calon siswa di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 21 Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26/6/2026).

Menurut Gus Ipul, Jawa Timur saat ini menjadi provinsi dengan jumlah titik penyelenggaraan Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia. Dukungan pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting dalam percepatan pelaksanaan program pendidikan tersebut.

“Kami berterima kasih kepada seluruh bupati dan wali kota, khususnya kepada Gubernur Jawa Timur yang sejak awal memberikan dukungan luar biasa bagi penyelenggaraan Sekolah Rakyat rintisan. Jawa Timur menjadi provinsi dengan titik terbanyak untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat ini,” ujar Gus Ipul.

Berdasarkan data yang disampaikan Menteri Sosial, saat ini terdapat 26 Sekolah Rakyat rintisan yang telah beroperasi di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Selain itu, pemerintah juga tengah membangun 16 gedung Sekolah Rakyat permanen yang ditargetkan selesai pada Juli 2026 untuk mendukung pelaksanaan tahun ajaran baru 2026/2027.

Gus Ipul menjelaskan, masing-masing gedung Sekolah Rakyat permanen dirancang memiliki kapasitas sekitar 1.000 siswa yang mencakup jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.

“Secara nasional akan dibangun gedung permanen Sekolah Rakyat di 104 titik, dan sebanyak 16 titik berada di Jawa Timur,” katanya.

Kegiatan open house tersebut digelar untuk memberikan akses kepada calon siswa, orang tua, tokoh masyarakat, serta pemerintah daerah guna melihat secara langsung perkembangan proses pembelajaran di Sekolah Rakyat.

Dalam kegiatan itu, para siswa menampilkan berbagai pertunjukan, antara lain baris variasi, hadrah, tari tradisional, pencak silat, pidato berbahasa Inggris dan Arab, paduan suara, hingga pembacaan puisi.

Gus Ipul menilai penampilan para siswa menunjukkan perkembangan positif, terutama dari aspek kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi masa depan.

“Kita melihat anak-anak sudah lebih percaya diri, berani tampil di atas panggung, menjawab pertanyaan dengan tegas dan jelas, serta memiliki optimisme dalam menghadapi masa depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Ia menyebutkan Jawa Timur saat ini menjadi daerah dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak secara nasional.

“Jawa Timur sangat mendukung karena saat ini jumlah Sekolah Rakyat terbanyak berada di Jawa Timur, yakni 26 titik. Selain itu, sedang dibangun 16 kampus Sekolah Rakyat permanen dengan standar modern,” kata Adhy.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, perwakilan Universitas Surabaya, Kepala Dinas Sosial Jawa Timur, Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Timur, jajaran staf khusus dan tenaga ahli Menteri Sosial, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.