Jawa Timur Dominasi Program Sekolah Rakyat

oleh -35 Dilihat
oleh
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta seluruh pemerintah kabupaten/kota di wilayah tersebut dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Apresiasi itu disampaikan usai menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 21 Surabaya, Jumat (26/6/2026).

Menurut Gus Ipul, Jawa Timur saat ini menjadi provinsi dengan jumlah titik penyelenggaraan Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia. Ia menyebut dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah diberikan sejak tahap perintisan program tersebut.

“Kami berterima kasih kepada seluruh bupati dan wali kota, khususnya kepada Gubernur Jawa Timur yang sejak awal memberikan dukungan luar biasa bagi penyelenggaraan Sekolah Rakyat rintisan. Jawa Timur menjadi provinsi dengan titik terbanyak untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat ini,” ujar Gus Ipul.

Data yang disampaikan Kementerian Sosial menunjukkan, hingga saat ini terdapat 26 Sekolah Rakyat rintisan yang telah beroperasi di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Selain itu, sebanyak 16 gedung Sekolah Rakyat permanen juga tengah dibangun dan ditargetkan selesai pada Juli 2026 untuk digunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Gus Ipul menjelaskan, setiap kompleks Sekolah Rakyat permanen dirancang memiliki kapasitas sekitar 1.000 siswa yang mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA.

“Secara nasional akan dibangun gedung permanen di 104 titik, dan 16 di antaranya berada di Jawa Timur,” katanya.

Kegiatan open house tersebut digelar untuk memberikan kesempatan kepada calon siswa, orang tua, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah melihat secara langsung perkembangan proses pembelajaran di Sekolah Rakyat.

Dalam kegiatan itu, para siswa menampilkan berbagai pertunjukan, antara lain baris-berbaris variasi, hadrah, tari tradisional, pencak silat, pidato berbahasa Inggris dan Arab, paduan suara, hingga pembacaan puisi.

Gus Ipul menilai penampilan para siswa menunjukkan adanya perkembangan dari sisi kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi masa depan setelah mengikuti program pendidikan di Sekolah Rakyat.

“Tadi kita melihat anak-anak sudah lebih percaya diri, berani tampil di atas panggung, menjawab pertanyaan dengan tegas dan jelas. Yang juga penting, mereka optimistis menghadapi masa depan,” ungkapnya.

Senada dengan Menteri Sosial, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program tersebut. Menurutnya, Jawa Timur saat ini menjadi daerah dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak secara nasional.

“Jawa Timur sangat mendukung. Saat ini Sekolah Rakyat terbanyak ada di Jawa Timur, jumlahnya 26 titik. Selain itu, sedang dibangun 16 kampus Sekolah Rakyat permanen dengan standar modern,” kata Adhy.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, perwakilan Universitas Surabaya, Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani, Kepala BPS Jawa Timur Herum Fajarwati, jajaran staf khusus dan tenaga ahli Menteri Sosial, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.