Jawa Timur Bersholawat, Musyafak Doakan Petani dan Nelayan

oleh -24 Dilihat
oleh
Jawa Timur Bersholawat, Musyafak Doakan Petani dan Nelayan
Jatim Bersholawat, Rabu (7/10/2026).
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Ribuan jamaah memadati kawasan Jalan Indrapura, tepat di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Surabaya, Rabu (7/10/2026) malam, dalam gelaran Jawa Timur Bersholawat. Kegiatan yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Ketua DPRD Jawa Timur M.H. Musyafak Rouf dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapan agar lantunan sholawat dan doa bersama membawa ketenangan, kedamaian serta keberkahan bagi masyarakat Jawa Timur.

“Mudah-mudahan langit hari ini mendengar langsung selawat kita. Jawa Timur menjadi dingin, Jawa Timur menjadi tenang,” ujar Musyafak di hadapan ribuan jamaah.

Tidak hanya berbicara mengenai ketenteraman daerah, Musyafak juga mengarahkan doanya pada persoalan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian dan perikanan.

Ia berharap petani memperoleh hasil panen yang baik, sementara nelayan mendapatkan hasil tangkapan yang memadai. Menurutnya, hasil produksi tersebut juga perlu mendapat kemudahan dalam pemasaran dengan harga yang stabil agar peningkatan produksi benar-benar berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya yang jadi petani panennya bagus, yang cari ikan di laut hasil tangkapannya bagus. Penjualan hasil pertanian dan laut dimudahkan serta harganya stabil, sehingga petani dan nelayan bisa menjadi makmur,” katanya.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu sorotan penting dalam kegiatan Jawa Timur Bersholawat. Di tengah suasana religius, isu kesejahteraan petani dan nelayan tetap menjadi bagian dari harapan yang disampaikan pimpinan legislatif Jawa Timur.

Musyafak juga mendoakan masyarakat yang sedang menghadapi persoalan ekonomi agar diberikan kemudahan rezeki dan pekerjaan. Warga yang sedang sakit diharapkan memperoleh kesembuhan, sementara masyarakat yang memiliki persoalan utang diberi kemudahan untuk menyelesaikannya.

Gelaran tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh, di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran pimpinan DPRD Jatim, anggota DPRD, pejabat Pemprov Jatim serta ulama Prof. Dr. Muhammad Fadhil Al-Jailani Al-Hasani. Kehadiran ribuan jamaah membuat kawasan sekitar Gedung DPRD Jatim dipenuhi masyarakat yang mengikuti lantunan sholawat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai doa bersama untuk masa depan Jawa Timur. Ia berharap provinsi tersebut senantiasa berada dalam kondisi aman, damai, guyub, rukun, bahagia dan sejahtera.

Khofifah juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pengguna jalan atas adanya penyesuaian arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan yang dihadiri ribuan jamaah.

Jawa Timur Bersholawat pada akhirnya tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan dalam rangkaian Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, tetapi juga menjadi ruang penyampaian harapan mengenai kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Pesan yang disampaikan Musyafak menempatkan kesejahteraan petani dan nelayan sebagai bagian dari harapan pembangunan Jawa Timur ke depan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.