Jatim Klaim Provinsi Event Terbanyak, Sport Tourism Jadi Andalan

oleh -43 Dilihat
oleh
Jatim Klaim Provinsi Event Terbanyak, Sport Tourism Jadi Andalaan
Jatim Klaim Provinsi Event Terbanyak, Sport Tourism Jadi Andalaan
banner 468x60

PASURUAN, Garudasatunews.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendeklarasikan diri sebagai provinsi dengan penyelenggaraan event terbanyak di Indonesia. Klaim tersebut disampaikan seiring upaya pemerintah daerah mendorong sektor pariwisata melalui berbagai agenda berskala nasional hingga internasional yang digelar di 38 kabupaten dan kota.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari, mengatakan sekitar 30 persen wisatawan yang datang ke Jawa Timur terdorong oleh penyelenggaraan berbagai event. Menurutnya, ribuan agenda telah digelar di berbagai daerah sebagai bagian dari strategi meningkatkan kunjungan wisata.

“Jawa Timur mendeklarasikan diri sebagai provinsi yang mempunyai event terbanyak. Ini sudah dibuktikan jumlah event kita ada ribuan di Jawa Timur,” ujar Evy di sela penyelenggaraan Malang Trail Runners (Mantra) 116 di Kabupaten Pasuruan, yang berlangsung pada 3–5 Juli 2026.

Pemprov Jatim juga terus mengembangkan sektor sport tourism sebagai salah satu strategi memperkuat industri pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Selain menarik wisatawan, kegiatan tersebut diharapkan memberikan dampak terhadap pelaku usaha mikro, sektor jasa, serta memperkenalkan potensi desa wisata di kawasan pegunungan.

Evy menyatakan konsep eco sport tourism diyakini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara. Salah satu indikatornya terlihat pada penyelenggaraan Mantra 116 yang diikuti 4.014 pelari pria dan wanita dari 22 negara di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Ajang yang memasuki tahun ke-10 itu kembali digelar setelah sebelumnya sempat terhenti akibat pandemi. Panitia menyediakan enam kategori lomba dengan jarak tempuh mulai 10 kilometer hingga 116 kilometer, termasuk jalur baru Lincing yang dirancang untuk memberikan variasi lintasan bagi peserta.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menilai penyelenggaraan event olahraga internasional tersebut memberikan dampak terhadap sektor perhotelan, transportasi, dan ekonomi masyarakat sekitar.

“Hari ini kita akan eksplor lereng Arjuno dan indahnya Tahura Raden Soerjo. Bagaimana kita menikmati Indonesia dengan alamnya dan mudah-mudahan ini menjadi sport tourism yang akan jadi energi positif bagi kita semua. Makin inovatif, makin kreatif dan tentu kita harapkan start happy finish happy,” kata Khofifah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi, menjelaskan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo telah memperoleh dukungan melalui penerbitan Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi) untuk mendukung kegiatan sport tourism.

“Dan kesekian kali ini, saya minta kemarin Mantra juga kampanye terkait dengan pengawetan, kemudian pengayaan kawasan konservasi itu menjadi penting,” ujar Jumadi.

Ia menegaskan setiap penyelenggaraan kegiatan di kawasan konservasi harus tetap mengedepankan upaya pelestarian lingkungan. Menurutnya, promosi wisata berbasis alam harus berjalan seiring dengan perlindungan ekosistem agar manfaat ekonomi tidak mengabaikan aspek konservasi.

Pernyataan pemerintah daerah mengenai kontribusi event terhadap kunjungan wisatawan maupun dampak ekonomi merupakan bagian dari target pengembangan sektor pariwisata. Namun, besaran kontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah, jumlah wisatawan, maupun proyeksi investasi memerlukan dukungan data resmi dan evaluasi lanjutan dari instansi berwenang agar dapat diukur secara objektif.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.