Jalur Kirab Grebeg Suro Ditambal, Aspal Permanen Tertunda

oleh -50 Dilihat
oleh
Jalur Kirab Grebeg Suro Ditambal, Aspal Permanen Tertunda
Kondisi jalan di Jalan Batoro Katong Ponorogo.
banner 468x60

PONOROGO, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Ponorogo mulai melakukan pembenahan ruas jalan yang akan dilintasi rombongan Kirab Pusaka dan Pawai Lintasan Sejarah dalam rangkaian Grebeg Suro 2026. Langkah tersebut dilakukan setelah sejumlah titik di jalur utama kirab ditemukan mengalami kerusakan yang dinilai berpotensi mengganggu kelancaran dan keselamatan peserta.

Inventarisasi kerusakan telah dilakukan pada beberapa ruas yang menjadi lintasan kegiatan budaya tahunan tersebut. Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo memastikan perbaikan sementara melalui metode tambal sulam akan dilakukan sebelum pelaksanaan kirab pada 15 Juni 2026.

Kepala DPUPKP Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo, mengatakan perbaikan difokuskan pada ruas strategis yang akan dilalui ribuan peserta dan rombongan budaya. Jalur tersebut mencakup kawasan Alun-Alun Ponorogo, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Ahmad Dahlan hingga Jalan Batoro Katong.

Menurut Jamus, kondisi jalan yang aman menjadi kebutuhan mendesak mengingat kirab tidak hanya diikuti masyarakat yang berjalan kaki, tetapi juga melibatkan penunggang kuda serta kendaraan hias yang memerlukan permukaan jalan lebih stabil dan rata.

“Kami kondisikan jalannya, tutup yang bolong agar kalau kuda atau rombongan lewat tidak membahayakan karena ini kan bukan kendaraan biasa,” ujar Jamus, Jumat (12/6/2026).

Hasil identifikasi DPUPKP menunjukkan masih terdapat sejumlah titik yang memerlukan penanganan. Di antaranya berada di Jalan Batoro Katong yang memiliki beberapa lubang berukuran cukup besar. Sementara itu, permukaan jalan yang tidak rata juga ditemukan di sejumlah bagian Jalan Ahmad Dahlan.

Meski perbaikan sementara akan dilakukan dalam waktu dekat, pengaspalan ulang secara menyeluruh belum dapat direalisasikan. Pemerintah daerah menyebut ruas jalan tersebut masih menunggu tahapan pengadaan dan proses lelang pekerjaan yang telah direncanakan dalam program pembangunan tahun berjalan.

“Sementara kami tambal dulu karena untuk kegiatan event. Kalau diaspal ulang sebentar lagi kami lelang, sebagian yang Jalan Batoro Katong juga kami usulkan 2027 nanti,” kata Jamus.

Kondisi ini menimbulkan perhatian karena sejumlah ruas yang menjadi jalur kegiatan berskala besar masih membutuhkan penanganan permanen. Sementara itu, pelaksanaan Grebeg Suro yang setiap tahun menarik ribuan peserta dan penonton menuntut kesiapan infrastruktur yang memadai untuk mendukung keamanan serta kenyamanan selama kegiatan berlangsung.

DPUPKP menegaskan pembenahan jalur kirab merupakan bagian dari dukungan pemerintah terhadap agenda budaya dan pariwisata daerah. Dengan perbaikan sementara yang dilakukan sebelum acara berlangsung, potensi gangguan akibat kerusakan jalan diharapkan dapat diminimalkan hingga pekerjaan peningkatan jalan secara permanen direalisasikan sesuai tahapan yang telah direncanakan pemerintah daerah.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.