Jalan Beton 1,2 Km Belah Sawah Bojonegoro

oleh -209 Dilihat
Jalan Beton 1,2 Km Belah Sawah Bojonegoro
Di Desa Selorejo, Kecamatan Baureno, jalan yang sebelumnya hanya berupa pematang sawah sempit telah berubah menjadi jalur cor beton yang kokoh dan representatif.
banner 468x60

BOJONEGORO, Garudasatunews.id – Hamparan sawah di perbatasan Kecamatan Baureno dan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, kini terbelah jalur beton kokoh. Di Desa Selorejo, jalan yang sebelumnya hanya berupa pematang sawah sempit telah disulap menjadi akses rigid beton sepanjang 1.216 meter dengan lebar 4 meter.

Pembangunan jalan ini dimulai awal 2026 dan langsung mengubah wajah kawasan pertanian. Akses warga dan petani yang dulu bergantung pada jalur tanah kini menjadi lebih cepat, aman, dan representatif.

Warga setempat menjuluki jalan tersebut “Zamrud Seloistiwa” atau Selorejo Istimewa. Julukan itu mencerminkan besarnya manfaat infrastruktur ini bagi sekitar 2.950 penduduk desa yang mayoritas hidup dari sektor pertanian.

Jalan beton di tengah sawah ini menjadi penghubung strategis antarwilayah, mengoneksikan Desa Selorejo dengan Desa Karangan dan Desa Sugihwaras di Kecamatan Kepohbaru. Keberadaannya memperlancar distribusi hasil pertanian sekaligus mobilitas ekonomi warga.

Pembangunan dibiayai melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2025. Hingga akhir Januari 2026, progres fisik proyek telah mencapai sekitar 70 persen dan ditargetkan rampung sesuai jadwal.

Kepala Desa Selorejo, Iris Setiawan Hadi, menegaskan dampak jalan beton ini sangat signifikan bagi aktivitas masyarakat.

“Jalan ini membantu petani, pedagang, hingga pelajar. Akses lebih cepat dan tidak lagi bergantung pada kondisi pematang sawah,” ujarnya, Sabtu (24/1/2026).

Selain fungsi ekonomi, jalur beton yang membelah persawahan ini juga memiliki potensi menjadi ruang publik baru. Pemerintah desa menilai kawasan tersebut dapat dikembangkan untuk aktivitas sosial dan olahraga warga.

Pemdes Selorejo memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan teknis dan regulasi, dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas anggaran. Warga, terutama petani dan pemilik lahan, turut dilibatkan dalam pengawasan pembangunan.

Setelah rampung, pemerintah desa berkomitmen melakukan pemeliharaan rutin agar jalan beton di tengah sawah ini dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Proyek ini menjadi bukti nyata pemerataan pembangunan infrastruktur pedesaan di Bojonegoro, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.