Ipuk Rotasi 52 Pejabat, Camat Diminta Responsif

oleh -48 Dilihat
oleh
Ipuk Rotasi 52 Pejabat, Camat Diminta Responsif
Bupati Ipuk melantik pimpinan Tinggi Pratama yang dilaksanakan di area Pasar Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, Senin (18/5/2026)
banner 468x60

BANYUWANGI, Garudasatunews.id – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani merombak jajaran birokrasi dengan melantik 52 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Senin (18/5/2026). Pelantikan yang digelar di area Pasar Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, itu menjadi bagian dari langkah penguatan struktur pemerintahan dan percepatan pelayanan publik.

Sejumlah posisi strategis mengalami rotasi. Alfian ditunjuk sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setelah sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan. Dwi Handayani dipindah menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dari jabatan sebelumnya di Dinas Lingkungan Hidup.

Selain itu, Nanin Oktaviantie dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD) usai meninggalkan posisi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan.

Rotasi juga menyasar tingkat kecamatan. Abdur Rachman dilantik sebagai Camat Giri, Ahmad Subhan sebagai Camat Srono, Satrio sebagai Camat Songgon, Bambang Suryono sebagai Camat Gambiran, Sudharto Setyo sebagai Camat Purwoharjo, dan Khoirul Hidayat sebagai Camat Genteng.

Dalam arahannya, Bupati Ipuk menegaskan mutasi dan rotasi jabatan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah evaluasi untuk memperkuat efektivitas birokrasi dan memastikan pelayanan publik berjalan maksimal.

“Saya minta pejabat tidak hanya bekerja di balik meja. Harus rutin turun ke lapangan, memahami langsung persoalan warga, dan memastikan program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegas Ipuk.

Ipuk juga menyoroti pentingnya budaya kerja kolaboratif, inovatif, disiplin, dan berorientasi pada hasil nyata di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.

Menurutnya, pejabat baru harus mampu menghadirkan terobosan sesuai bidang masing-masing, termasuk mengoptimalkan ruang kreatif bagi generasi muda melalui peran Dinas Pemuda dan Olahraga.

“Peran pemuda dan perempuan harus diperkuat melalui ruang-ruang kreatif dan positif agar tercipta generasi mandiri dan berdaya saing,” ujarnya.

Khusus kepada para camat, Ipuk memberi peringatan agar tidak hanya berfungsi sebagai administrator birokrasi, tetapi menjadi ujung tombak penyelesaian persoalan masyarakat di tingkat wilayah.

“Camat harus dekat dengan masyarakat, tanggap terhadap persoalan, dan menjadi pusat solusi tercepat dalam pelayanan publik,” tandasnya.

Pelantikan puluhan pejabat tersebut menjadi sorotan karena dilakukan di tengah dorongan peningkatan kinerja birokrasi daerah dan tuntutan percepatan pelayanan kepada masyarakat Banyuwangi.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.