Investasi Baru di Ngawi Target Serap 7.000 Pekerja

oleh -135 Dilihat
oleh
Investasi Baru di Ngawi Target Serap 7.000 Pekerja
Kehadiran sejumlah perusahaan baru di Kabupaten Ngawi.
banner 468x60

NGAWI, Garudasatunews.id – Masuknya sejumlah investasi perusahaan di Kabupaten Ngawi diproyeksikan membuka ribuan lapangan kerja baru dalam beberapa tahun ke depan. Pemerintah daerah memperkirakan potensi penyerapan tenaga kerja dapat mencapai hingga 7.000 orang seiring bertambahnya aktivitas industri.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi, Supriyadi, mengatakan saat ini kawasan industri di daerah tersebut telah menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja.

“Untuk saat ini sudah ada sekitar 1.500 pekerja. Kebutuhan tenaga kerja di kawasan itu diperkirakan sekitar 2.000 sampai 3.000 orang di semua sektor yang ada di GFT,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja akan terus meningkat dalam dua hingga tiga tahun ke depan seiring bertambahnya perusahaan yang mulai beroperasi di kawasan industri tersebut.

Berdasarkan proyeksi pemerintah daerah, total kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri Ngawi diperkirakan dapat mencapai antara 5.000 hingga 7.000 orang.

Sejumlah perusahaan juga telah menyampaikan rencana pembukaan lowongan kerja dalam waktu dekat. Di antaranya perusahaan alas kaki Sintec, Whaihing, GFT, serta Royal Regen.

“Perusahaan-perusahaan tersebut diperkirakan membuka sekitar 2.000 sampai 4.000 lapangan kerja. Namun saat ini masih menyesuaikan kesiapan peralatan dan order produksi,” jelasnya.

Supriyadi menambahkan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Ngawi pada tahun 2025 tercatat sekitar 2,26 persen.

Pemerintah daerah berharap masuknya investasi baru di sektor industri dapat membantu menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Meski demikian, pemerintah daerah mengakui masih terdapat kendala dalam hal kesesuaian keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan industri yang berkembang.

“Harapannya bisa mengurangi TPT. Namun kenyataannya ketersediaan lowongan kerja belum sepenuhnya sebanding dengan keahlian pencari kerja yang ada,” katanya.

Untuk mengatasi kesenjangan tersebut, pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah terkait menyiapkan sejumlah program peningkatan keterampilan bagi pencari kerja.

Langkah yang disiapkan antara lain melalui program pelatihan kerja serta pemagangan di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan industri Ngawi.

“Melalui pelatihan dan pemagangan, pencari kerja yang belum memiliki keahlian sesuai kebutuhan industri diharapkan bisa langsung terserap bekerja setelah mengikuti program tersebut,” pungkasnya. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.