Inggris Negosiasi Jual Tiga C-130J Terakhir

oleh -194 Dilihat
Inggris Negosiasi Jual Tiga C-130J Terakhir
Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) dikabarkan tengah memasuki babak akhir dalam negosiasi pelepasan tiga unit sisa pesawat angkut C-130J Super Hercules milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (Royal Air Force/RAF). Tepat pada 5 Februari 2026, pembicaraan intensif dilaporkan sedang berlangsung dengan sebuah negara calon pembeli yang identitasnya masih dirahasiakan rapat-rapat.
banner 468x60

JAKARTA,Garudasatunews.id — Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) memasuki tahap akhir negosiasi penjualan tiga unit terakhir pesawat angkut C-130J Super Hercules milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF). Pembicaraan intensif dilaporkan berlangsung sejak 5 Februari 2026 dengan satu negara calon pembeli yang identitasnya belum diungkap.

Tiga pesawat tersebut terdiri atas satu unit C-130J-30 berbadan panjang (Hercules C4) dan dua unit C-130J berbadan pendek (Hercules C5). Penjualan ini akan mengakhiri sepenuhnya operasional C-130 di RAF setelah armada tersebut resmi dipensiunkan pada 2023.

RAF sebelumnya mengoperasikan 25 unit C-130J yang dibeli pada pertengahan 1990-an, terdiri dari 15 unit C4 dan 10 unit C5. Kebijakan modernisasi armada dan peralihan penuh ke Airbus A400M Atlas membuat pesawat-pesawat tersebut dilepas ke pasar internasional.

Sejumlah unit Super Hercules eks RAF telah lebih dulu dijual ke Bangladesh, Turki, Amerika Serikat, dan Bahrain. Namun, tiga unit yang tersisa dinilai paling bernilai karena masih mempertahankan konfigurasi khusus RAF.

Pesawat-pesawat ini dilengkapi sistem pertahanan diri tingkat lanjut, termasuk sistem peringatan rudal dan proteksi elektronik untuk operasi berisiko tinggi. Selain itu, sebagian unit masih memiliki air-to-air refuelling probe yang memungkinkan pengisian bahan bakar di udara, fitur yang tidak umum pada C-130J standar.

Dengan spesifikasi tersebut dan kondisi teknis yang masih laik operasi, tiga unit C-130J ini diperkirakan akan menjadi incaran sejumlah negara yang membutuhkan tambahan pesawat angkut taktis dalam waktu cepat tanpa menunggu produksi baru.

Keputusan akhir MoD Inggris dalam waktu dekat akan menutup sejarah panjang pengoperasian C-130 oleh RAF sekaligus menarik perhatian pasar pertahanan global.(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.