Hari Santri 2026, Bupati Sidoarjo Lepas Motoran Santun Santri

oleh -23 Dilihat
oleh
Hari Santri 2026, Bupati Sidoarjo Lepas Motoran Santun Santri
Bupati Sidoarjo H. Subandi melepas peserta touring Motoran Santun dari Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Putat, Tanggulangin, Rabu (21/10/2026).
banner 468x60

SIDOARJO, Garudasatunews.id – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, diwarnai kegiatan Motoran Santun yang diikuti puluhan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manba’ul Hikam, Tanggulangin. Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby A. Condroputra melepas rombongan untuk mengampanyekan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

Kegiatan yang melibatkan Polresta Sidoarjo, Satuan Lalu Lintas (Satlantas), serta didukung Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran berkendara aman, khususnya di kalangan santri dan generasi muda.

Pelepasan rombongan diawali dengan apel di depan Ponpes Manba’ul Hikam. Bupati Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo, dan pengasuh pesantren, KH. Abdul Wahid Harun, menekan tombol sirene sebagai tanda dimulainya perjalanan menuju Pendopo Kabupaten Sidoarjo.

Para santri tampil mengenakan baju koko putih dan sarung saat mengikuti konvoi sepeda motor. Seluruh peserta diwajibkan menggunakan helm berstandar nasional Indonesia (SNI) sebagai bentuk penerapan prinsip keselamatan berkendara.

Rombongan menempuh rute dari Ponpes Manba’ul Hikam di Kecamatan Tanggulangin menuju Pendopo Kabupaten Sidoarjo. Konvoi yang berlangsung tertib tersebut menarik perhatian warga di sepanjang jalur yang dilalui.

Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby A. Condroputra menegaskan, kegiatan Motoran Santun tidak sekadar menjadi agenda peringatan Hari Santri Nasional. Kegiatan ini juga membawa pesan tentang pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dan penghormatan terhadap sesama pengguna jalan.

Menurut Bobby, santri harus mampu menerapkan nilai kesantunan yang dipelajari di lingkungan pesantren dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika berkendara di jalan raya.

Ia mengajak santri dan masyarakat Sidoarjo menjadi pelopor ketertiban berlalu lintas dengan menggunakan helm, mematuhi rambu-rambu, serta mengutamakan keselamatan bersama.

Pengasuh Ponpes Manba’ul Hikam, KH. Abdul Wahid Harun, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai Motoran Santun menjadi sarana edukasi bagi para santri agar memahami pentingnya keselamatan dalam berkendara.

Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama di Pendopo Kabupaten Sidoarjo dan doa bersama untuk keselamatan bangsa.

Dari kegiatan ini, pesan yang ingin ditegaskan adalah bahwa peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi momentum memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga kesempatan mendorong perilaku disiplin dan bertanggung jawab di ruang publik.

Keselamatan berkendara tetap menjadi aspek utama yang perlu dijaga dalam kegiatan konvoi. Penggunaan helm sesuai standar, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, serta sikap saling menghormati di jalan merupakan bagian penting dari upaya mencegah kecelakaan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.