SUMENEP, Garudasatunews.id – Harga kambing kurban di Kabupaten Sumenep mulai mengalami lonjakan tajam menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Dalam tiga hari terakhir, kenaikan harga dilaporkan mencapai Rp.500 ribu hingga Rp1 juta per ekor seiring meningkatnya permintaan masyarakat terhadap hewan kurban.
Ketua Paguyuban Pedagang Kambing Sumenep, Samaudin, mengungkapkan bahwa kenaikan harga mulai terjadi di sejumlah pasar hewan tradisional. Kondisi tersebut terpantau di Pasar Rubaru hingga Pasar Dasuk yang mulai dipadati pembeli.
“Saya kemarin ke Pasar Rubaru, harga kambing untuk kurban mulai naik. Hari ini di Pasar Dasuk juga sama. Harganya mulai naik karena permintaan ramai,” ujar Samaudin, Sabtu (16/5/2026).
Menurutnya, saat ini harga kambing kurban ukuran sedang berada di kisaran Rp3 juta per ekor. Sementara untuk kambing berukuran besar, harga jual sudah menembus Rp5 juta lebih.
Lonjakan harga diperkirakan masih akan terus terjadi mendekati Iduladha. Pedagang menilai tingginya minat masyarakat menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga di pasaran tahun ini.
Selain faktor permintaan, keterbatasan stok kambing jantan yang memenuhi syarat kurban juga disebut ikut memengaruhi harga. Pedagang mengaku mayoritas pembeli di wilayah Madura lebih memilih kambing jantan dibanding kambing betina untuk kebutuhan kurban.
Sementara itu, harga kambing nonkurban dilaporkan masih relatif stabil. Kategori nonkurban meliputi kambing yang belum memenuhi syarat usia, berat badan, maupun ketentuan lain sebagai hewan kurban.
(Red-Garudasatunews)














