Hadiri Pekan Literasi SMAN 1 Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Ajak Siswa Saring Informasi dan Produktif Berkarya.

oleh -28 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20261006-WA0005

​SUMENEP, Garudasatunews.id — Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., mendorong para pelajar untuk memperkuat budaya literasi sebagai fondasi utama dalam menghadapi derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan teknologi digital.
​Pesan tersebut disampaikan Bupati Fauzi saat menghadiri Pekan Literasi 2026 di SMAN 1 Sumenep, Selasa (6/10/2026).

​Menurutnya, pemaknaan literasi saat ini tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis. Lebih dari itu, literasi mencakup kecakapan dalam memahami informasi, mengolah pengetahuan, berpikir kritis, serta menyampaikan gagasan secara bertanggung jawab.

​“Budaya literasi bukan hanya membaca dan menulis. Literasi juga kemampuan memahami informasi, mengolah pengetahuan, serta menyampaikan gagasan dengan baik,” ujar Fauzi.

​Ia menilai, fondasi literasi yang kokoh bakal membentuk karakter pelajar yang adaptif, kritis, dan kreatif di tengah dinamika perubahan zaman. Oleh karena itu, ia menekankan krusialnya peran lembaga pendidikan dalam membudayakan aktivitas membaca, menulis, berdiskusi, dan berkarya sebagai bagian dari keseharian siswa.

​“Pelajar harus gemar membaca, berani menulis, kritis berpikir, dan kreatif berkarya,” tegasnya.

​Di tengah gempuran informasi digital, Bupati Fauzi mengimbau para siswa agar selalu menyaring setiap data yang diterima sebelum membagikannya. Kemampuan memilah informasi tepercaya merupakan bagian inti dari literasi modern agar teknologi dapat dimanfaatkan secara produktif.

​“Pelajar harus memanfaatkan kemajuan teknologi untuk belajar dan berkarya. Jangan mudah percaya informasi, tetapi gunakan media digital untuk hal yang produktif,” tambahnya.

​Ia berharap Pekan Literasi 2026 di SMAN 1 Sumenep tidak sekadar menjadi agenda seremonial belaka, melainkan momentum berkelanjutan untuk memantik semangat berkarya yang bermanfaat bagi masyarakat.

​“Generasi muda dengan budaya literasi yang kuat akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan dan menjadi bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Sumenep,” pungkasnya. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.