Gus Qowim Soroti Peran Strategis Syiar Thariqah

oleh -58 Dilihat
oleh
Gus Qowim Soroti Peran Strategis Syiar Thariqah
Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin menghadiri Musyawarah Idaroh Syu'biyah (Musda) Jam'iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu'tabarah An-Nahdliyah (Jatman)
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin atau yang akrab disapa Gus Qowim, menegaskan pentingnya penguatan syiar thariqah sebagai instrumen menjaga ketenteraman umat di tengah dinamika perubahan sosial yang semakin kompleks. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Musyawarah Idaroh Syu’biyah (Musda) Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Kediri Raya di Kantor PCNU Kota Kediri, Sabtu (27/6/2026).

Dalam forum yang dihadiri para ulama, masyayikh, dan pengurus Jatman tersebut, Gus Qowim menyatakan bahwa pertemuan para tokoh agama dan pengabdi umat memiliki nilai strategis dalam merumuskan langkah-langkah organisasi yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

“Setiap pertemuan para ulama dan pengabdi umat selalu membawa harapan baik, bukan hanya bagi organisasi, tetapi juga bagi masyarakat yang akan merasakan manfaat dari setiap ikhtiar yang dihasilkan melalui musyawarah,” ujar Gus Qowim.

Menurutnya, tema Musda Jatman Kediri Raya tahun ini, “Memperkokoh Syiar Thariqah Mu’tabarah dalam Mengabdi pada Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah”, memiliki relevansi kuat dengan tantangan kehidupan masyarakat modern yang tidak hanya membutuhkan kemajuan material, tetapi juga ketenteraman spiritual.

Ia menilai, ketenteraman masyarakat tidak semata-mata ditentukan oleh aspek ekonomi atau kepemilikan materi, melainkan oleh kekuatan spiritual dan kedekatan manusia dengan nilai-nilai keagamaan. Karena itu, keberadaan dan syiar thariqah dinilai memiliki fungsi penting dalam menjaga tradisi keagamaan, sekaligus memperkuat nilai keikhlasan, kesederhanaan, serta kasih sayang di tengah masyarakat.

“Syiar thariqah bukan sekadar menjaga tradisi dzikir dan amaliyah, tetapi juga menjaga nilai-nilai yang selama ini menjadi kekuatan Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gus Qowim berharap Musda Jatman Kediri Raya mampu menghasilkan keputusan strategis dan kepemimpinan yang dapat melanjutkan pengabdian kepada umat secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa proses musyawarah organisasi memiliki peran penting dalam menentukan arah gerak dan penguatan pelayanan keagamaan di masa mendatang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Rais Syuriyah PCNU Kota Kediri KH Abdul Hamid Abdul Qodir, Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Kediri KH Abdul Nasir Badrus, Rois Jatman Kabupaten dan Kota Kediri KH Mahfudz Zen, Mudir Jatman Kabupaten dan Kota Kediri KH Nurul Huda Ahmad, Ketua Panitia Asrorullah Mukti, jajaran panitia, serta peserta Musyawarah Idaroh Syu’biyah (Musda) Jatman Kediri Raya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.