Gus Ipul Dorong PSM Naik Kelas

oleh -29 Dilihat
oleh
Gus Ipul Dorong PSM Naik Kelas
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat memberikan sambutan secara virtual pada acara Temu Nasional ke-51 Pekerja Sosial Masyarakat yang digelar di Balige, Kabupaten Toba, Kamis (2/7/2026). [Foto: Biro Humas Kemensos
banner 468x60

JAKARTA, Garudasatunews.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) memperkuat peran sebagai bagian dari Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ajakan tersebut disampaikan Gus Ipul saat memberikan sambutan secara virtual pada Temu Nasional ke-51 Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) 2026 bertema Bekerja, Bergerak, Berdampak yang digelar di Balige, Kabupaten Toba, Kamis (2/7/2026).

Menurut Gus Ipul, pekerja sosial masyarakat memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pelayanan sosial di lingkungan masing-masing. IPSM dinilai berperan membantu kelompok rentan, mulai dari lanjut usia, anak-anak, penyandang disabilitas, keluarga miskin, korban bencana, hingga masyarakat terlantar.

Dalam arahannya, Gus Ipul juga meminta PSM mendukung program prioritas Kementerian Sosial, antara lain penyempurnaan data sosial, penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran, serta penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Ia menjelaskan, sistem kesejahteraan sosial memerlukan sinergi antara kelompok penerima layanan dan pihak yang memberikan pelayanan. Karena itu, keberadaan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) dan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) dinilai menjadi penghubung penting agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh layanan secara tepat.

Gus Ipul menegaskan pekerja sosial harus meningkatkan kapasitas sehingga tidak hanya berperan sebagai relawan, tetapi juga menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Ia mendorong PSM mampu melahirkan inovasi lokal, memotivasi keluarga penerima manfaat agar lebih mandiri, menggerakkan potensi gotong royong, serta membantu menjaga akurasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui pemutakhiran data.

Selain itu, ia mengimbau seluruh unsur Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, termasuk Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Karang Taruna, pelopor perdamaian, dan relawan sosial lainnya, untuk memperkuat kolaborasi melalui Puskesos dan SLRT.

“Tidak boleh ada sekat, tidak boleh ada lagi ego sektoral,” tegas Gus Ipul.

Temu Nasional ke-51 PSM dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah, pengurus IPSM nasional maupun daerah, serta perwakilan pekerja sosial masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Kementerian Sosial bersama sejumlah mitra menyalurkan bantuan senilai Rp1.065.082.934 kepada keluarga penerima manfaat. Bantuan tersebut meliputi paket sembako dan nutrisi, alat bantu bagi penyandang disabilitas, dukungan pemberdayaan ekonomi, serta layanan pemeriksaan kesehatan yang disalurkan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.